Loading...

Stephen Hawking, Sang Fisikawan Meninggal Dunia

LONDON (TAJUKTIMUR.COM) – Fisikawan, Stephen Hawking dinyatakan meninggal hari ini, Rabu (14/3/2018) akibat komplikasi sklerosis lateral amyotrophic, tepat di usia 76 tahun. Lewat karya lubang hitam nya membuatnya disematkan sebagai fisikawan dan ahli kosmo. Tahun 1963 menjadi momen awal baginya terkena penyakit tersebut, waktu itu berumur 21 tahun.

Kebanyakan 80% penderita penyakit ini meninggal dalam kurun lima tahun setelah didiagnosa, dan bagi Hawking justru dua tahun, tetap membuatnya bertahan hingga lebih beberapa dekade. Walaupun memang dalam segala aktivitasnya harus menggunakan kursi roda dan sistem komputer yang canggih untuk berbicara di depan publik.

Dikutip dari CNN World, Hawking bersama dengan fisikawan Roger Penrose, menggabungkan teori relativitas Einstein dengan teori kuantum untuk memberi kesan bahwa ruang dan waktu akan dimulai dengan Big Bang dan berakhir dengan lubang hitam. Hawking juga menemukan bahwa lubang hitam tidak sepenuhnya hitam namun memancarkan radiasi dan kemungkinan akan akhirnya menguap dan hilang. Serta dalam situsnya, Hawking menyampaikan pengalamannya dalam menjalani hidupnya.

“Saya mencoba menjalani kehidupan normal semaksimal mungkin, dan tidak memikirkan kondisi saya, atau menyesali hal-hal yang tidak saya lakukan, yang tidak banyak itu, saya merasa beruntung karena kondisi saya berkembang lebih lambat daripada yang seharusnya, namun ini juga menunjukkan bahwa seseorang tidak perlu putus asa.” tulisnya.

Dia memiliki setidaknya 12 gelar kehormatan dan dianugerahi CBE pada tahun 1982, atau Commander in the Most Excellent Order of the British Empire dan dianggap sebagai kehormatan besar bagi warga Inggris dan merupakan satu peringkat di bawah ksatria, dan meskipun warga negara Inggris, dia dianugerahi Presidential Medal of Freedom, kehormatan sipil tertinggi AS, pada tahun 2009 oleh Presiden Barack Obama.

Pada bulan September 2016, Hawking bergabung dengan 375 ilmuwan yang “perihatin” dalam menulis sebuah surat terbuka yang mengkritik calon presiden Donald Trump.

(as)

Berita Lainnya
Film Dokumenter Gaza Raih Penghargaan Film di Spanyol BETHLEHEM, TAJUKTIMUR.COM - Film dokumenter Gaza berhasil meraih penghargaan Premios Goya Award di S...
Awali Tahun 2019 China Lakukan Pendaratan Rover di Bulan BEIJING, TAJUKTIMUR.COM - Banyak dari kita yang ingin mengawali tahun baru dengan sesuatu yang spesi...
Gempa 7,1 SR Guncang Filipina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang kawasan kepulauan di Mindanao, bagian s...
Dunia Turut Berduka untuk Korban Tsunami Selat Sunda TEHERAN, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani mengirimkan surat belasungkawa kepada pemerin...
Pakar Prediksi Tsunami Susulan Terjang Indonesia PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Pakar tsunami, Richard Teeuw dari University of Portsmouth di Inggris, mempe...
Kanal: Internasional