Loading...

Tak Sanggup Layani Trump, Dubes AS di Panama Mundur

PANAMA (TAJUKTIMUR.COM) — Duta Besar Amerika Serikat untuk Panama John Feeley telah mengundurkan diri dan mengatakan kepada Departemen Luar Negeri AS bahwa ia tidak lagi merasa bisa melayani Presiden Donald Trump.

Feeley adalah seorang diplomat karier dan merupakan mantan pilot helikopter Korps Marinir. “Sebagai seorang staf dinas luar negeri junior, saya (waktu itu, red) menandatangani sumpah untuk dengan setia melayani presiden dan pemerintahannya tanpa berpolitik, bahkan ketika saya mungkin tidak setuju dengan kebijakan-kebijakan tertentu,” kata Feeley, menurut petikan surat pengunduran dirinya yang dibaca Rueters.

“Instruktur-instruktur saya telah menjelaskan bahwa kalau saya yakin saya tidak bisa menjalankan (komitmen, red) itu, menjadi kehormatan bagi saya untuk mengundurkan diri. (Sekarang, red) sudah saatnya.” Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS membenarkan bahwa Dubes Feeley sudah mundur.

Jubir itu mengatakan bahwa Feeley “telah memberi tahu Gedung Putih, Departemen Luar Negeri dan Pemerintah Panama soal keputusannya untuk mengundurkan diri karena alasan pribadi, terhitung tanggal 9 Maret tahun ini.” Under Secretary of State Steve Goldstein mengatakan pemunduran diri Feely tidak ada hubungannya dengan dugaan penggunaan kata “liang t** (shithole)” oleh Trump.

Presiden AS itu dalam suatu pertemuan pada Kamis diduga mengeluarkan kata “shithole” dalam menyebut Haiti dan negara-negara Afrika. Trump sendiri membantah mengeluarkan kata tersebut.

Ketika berbicara kepada para wartawan, Goldstein mengatakan ia sudah mengetahui rencana pengunduran diri Feely 24 jam sebelumnya, sebelum Trump diduga mengeluarkan perkataan itu.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
UNICEF: 1,2 juta anak di Yaman hidup di daerah konflik YAMAN, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik di Yaman --negara yang digu...
Perempuan Gaza berpawai bagi Pembebasan Perempuan yang dipenjarakan Israel GAZA, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah perempuan Palestina menyelenggarakan pertemuan terbuka di Jalur Gaza...
Ratusan orang di Barcelona protes kunjungan Raja Spanyol BARCELONA, TAJUKTIMUR.COM - Ratusan orang turun ke jalan di Barcelona pada Minggu (24/2) untuk menen...
PBB peringatkan Mesir soal eksekusi hukuman mati JENEWA, TAJUKTIMUR.COM - Badan hak asasi manusia PBB pada Jumat menyatakan keprihatinan tentang ekse...
Sedikitnya 5 orang tewas akibat serangan rezim Assad IDLIB, TAJUKTIMUR.COM - Sedikitnya 5 orang tewas akibat serangan udara rezim Bashar al-Assad yang di...
Kanal: Internasional