Loading...

Trump Sebut Putin Sebagai Saingan, Bukan Musuh

WASHINGTON, TAJUKTIMUR.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih sebagai “saingan” daripada “musuh”. Trump juga mengatakan ia berharap mereka bisa berhubungan dengan baik ketika keduanya melakukan pertemuan puncak untuk pertama kalinya pada pekan depan.

Ketika berbicara sebelum meninggalkan Brussel setelah bertemu para pemimpin NATO, Trump mengulang pernyataan bahwa pertemuannya dengan Putin kemungkinan akan menjadi bagian termudah dari rangkaiannya kunjungannya.

Lawatan Trump termasuk menghadiri pertemuan puncak persekutuan militer negara-negara Barat itu serta kunjungan ke Inggris.

“Menurut saya, kami akan berhubungan baik. Tapi pada akhirnya ia adalah saingan. Dia mewakili Rusia. Saya mewakili Amerika Serikat. Jadi sebenarnya kami merupakan saingan, bukan masalah teman atau musuh. Dia bukan musuh saya,” kata Trump.

“Mudah-mudahan suatu hari, mungkin dia akan jadi teman. Itu bisa saja terjadi tapi saya tidak mengenal dia dengan baik.” Ketika diajukan pertanyaan, Trump menghindarkan diri dari mengkritik soal pencaplokan Krimea pada 2014 oleh Rusia atau menyebut Putin sebagai ancaman.

“Saya tidak mau dia seperti itu, dan, menurut saya, karena itu lah kita punya NATO.” Presiden AS itu dijadwalkan mengadakan pertemuan empat mata dengan Putin pada Senin di Helsinki.

Beberapa diplomat NATO mengatakan pertemuan itu akan menjadi ujian sesungguhnya atas komitmen Trump kepada persekutuan Barat tersebut.

Berita Lainnya
Wan Azizah Wan Ismail Lepas Misi Kemanusiaan ke Palu KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Perdana Menteri Malaysia yang juga Menteri Wanita Keluarga dan Pembangunan Masyarakat, Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail, melepas m...
China Mulai Kembangkan Truk Berbahan Bakar Hidrogen SHANGHAI, TAJUKTIMUR.COM - Para perusahaan energi di China bermitra dengan produsen mesin terkemuka untuk bersama-sama mengembangkan truk berbahan bakar hidrogen. Sebu...
Euromonitor: Jakarta akan menjadi Kota Terpadat Tahun 2030 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Euromonitor International dalam surveinya memaparkan bahwa Tokyo akan kehilangan 'mahkota' sebagai kota paling padat di dunia pada 2030. Mahkota...
Ismail dan Fatimah Nama Paling Popular di Malaysia KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Putri Aura Nurr Ermily Amara Auliya Bidadari Nawal El Zendra binti Mohd Suffian adalah nama terpanjang di Malaysia dalam catatan Departemen...
Diamankan Pihak Imigrasi, Pramugari Indonesia Bawa 2.000 Rokok ke Australia PERTH, TAJUKTIMUR.COM - Seorang pramugari Indonesia diamankan pihak imigrasi Australia sebab kedapatan membawa 10 karton rokok yang berisi 2.000 batang. Perempuan berusia...
Kanal: Internasional