Loading...

Turki dan Indonesia Kolaborasi Produksi Pesawat N219

BANDUNG (TAJUKTIMUR.COM) – Turkish Aerospace Industries (TAI) dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berkolaborasi dalam pemasaran dan perluasan produksi pesawat N219.

CEO TAI, Temel Kotil dan Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro membahas kolaborasi itu, Senin (15/1) di kantor PTDI di Bandung, Jawa Barat.

Manajer Hukum dan Humas PTDI, Irland Budiman mengatakan kolaborasi itu akan dimulai setelah N219 memperoleh sertifikasi penerbangan 100 jam dan dua bulan setelah sertifikat dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI.

“Kemungkinan pada akhir 2018,” kata Irland.

Selain itu, lanjutnya, kedua negara juga akan berkolaborasi dalam pemasaran pesawat terbang tanpa awak (drone) UAV dan kerja sama aerostruktur.

Pada kunjungan hari ini, Temel juga meninjau langsung fasilitas produksi di hanggar Fixed Wing dan Rotary Wing PTDI.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang diteken kedua perusahaan pada 11 Mei 2017 lalu di IDEF 2017 Fair di Istanbul, Turki.

Kerja sama Turki dan PTDI menyoal industri pertahanan ini bukan yang pertama. Tahun 2003 lalu PTDI mengembangkan pesawat CN235-100 untuk Angkatan Laut Turki dan Badan Keamanan Laut Partai Turki.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Tiga Orang Tewas, Ribuan Rumah Tanpa Listrik Akibat Badai Salju AS Tenggara ATLANTA, TAJUKTIMUR.COM - Sedikit-dikitnya tiga orang tewas dan ribuan rumah kehilangan listrik di C...
135 Orang Cedera dalam Unjuk Rasa Rompi Kuning di Perancis PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Dilaporkan, sebanyak 118 orang dan 17 petugas polisi terluka dalam unjuk ras...
Gubernur Palestina Dibebaskan Bersyarat oleh Israel RAMALLAH, TAJUKTIMUR.COM - Pengadilan Israel memerintahkan pembebasan bersyarat bagi Gubernur Pales...
Tokoh Muslim Boikot Pertemuan dengan PM Australia MELBOURNE, TAJUKTIMUR.COM - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison telah menuduh sejumlah tokoh-t...
Israel Tangkap 900 Anak Palestina Sepanjang Tahun Ini RAMALLAH, TaJUKTIMUR.COM - Pasukan Israel telah menahan lebih dari 900 anak Palestina sejak awal tah...
Kanal: Internasional