Loading...

AS Simpulkan Pembunuhan Kim Jong-nam atas Perintah Korut

WASHINGTON (TAJUKTIMUR.COM) — Pemerintah Amerika Serikat menyimpulkan bahwa Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dibunuh dengan menggunakan serangan kimia di Malaysia atas instruksi Pemerintah Korea Utara.

Kim Jong-nam meninggal setelah mendapat serangan dengan modus yang cukup aneh di bandara Kuala Lumpur pada 2017 lalu, yaitu ketika dua orang wanita mengoleskan racun agen saraf VX ke wajahnya.

Kedua wanita tersebut saat ini sedang menjalani proses pengadilan di Kuala Lumpur dengan tuduhan pembunuhan.

Lebih jauh pihak AS menegaskan bahwa mereka siap untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Korea Utara sebagai reaksi terhadap kasus pembunuhan tersebut.

” (Peristiwa pembunuhan) ini adalah pengingkaran terhadap norma universal terhadap penggunaan zat kimia dan memperlihatkan kecerobohan Korea Utara, dan kami tidak bisa mentolerir program pemusnah massal Korea Utara,” kata Heather Nauert, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, sebagaimana dikutip BBC.

Pemerintah AS secara terus menerus menuduh Korea Utara sebagai dalang di balik serangan terhadap Kim Jong-nam. Namun tuduhan tersebut selalu dibantah Korea Utara.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
F-PKS Wacanakan Bentuk Angket BPJS Kesehatan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Fraksi PKS DPR mewacanakan pembentukan Panitia Khusus Hak Angket terkait p...
Otonomi Daerah Harus Memperkuat NKRI SUMEDANG, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Fraksi Partai Golkar di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Agun ...
Komisi VIII DPR Berharap Penyelenggaraan Haji Lebih Baik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) , Ali Taher Parasong meneg...
DPR Dorong Pemerintah Libatkan Kontraktor Lokal dalam Proyek APBN SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi V mendorong pemerintah melibatkan kontraktor lokal dalam mengerjak...
DPR dan Parlemen Inggris Perkuat Kerjasama Di Lima Sektor Prioritas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Delegasi parlemen yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon didampingi ol...
Kanal: Kabar Parlemen