Loading...

Parlemen Siap Mediasi, DPR Dorong Dualisme KNPI Diakhiri

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mengakhiri dualisme kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

“Saya berharap dualisme dan perpecahan dalam tubuh KNPI tidak berlarut. Parlemen siap memediasi masalah ini. Segera lakukan konsolidasi antara pimpinan KNPI dibawah Ketua Umum Fahd A Rafiq dengan KNPI dibawah Ketua Umum M Rifai Darus agar KNPI yang terpecah bisa bersatu kembali,” kata Bambang saat membuka Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin, seperti dikutip dalam siaran persnya.

Bambang menilai perpecahan dalam organisasi kepemudaan ini hanya akan merugikan kaum muda.

KNPI sebagai wadah organisasi pemuda tegas politisi dengan panggilan Bamsoet ini harus mampu menjadi sarana pemersatu kaum milenial di Indonesia. Karenanya, para pimpinan dua KNPI yang ada harus mau melepaskan ego masing-masing demi keutuhan KNPI

“Beda pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai jurang pemisah dan perpecahan. Lakukan dialog dari hati ke hati. Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan,” lanjutnya.

Mantan Ketua Komisi III ini berjanji akan meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memfasilitasi kedua KNPI yang berselisih untuk mencapai jalan keluar.

Sebagai kementerian yang bertanggungjawab terhadap organisasi kepemudaan, Kemenpora tidak boleh membiarkan perpecahan di tubuh KNPI terus terjadi.

“DPR bersama Kemenpora siap memfasilitasi agar kedua dua kubu KNPI bisa bersatu lagi. Saya yakin kedua kubu KNPI memiliki tekad dan prinsip yang sama ingin memajukan kaum muda Indonesia. Kesamaan prinsip yang ada jangan dijadikan sumber perpecahan,” kata Bamsoet.

Menurut dia, DPR sangat mendukung kegiatan kepemudaan, salah satunya dengan menganggarkan dana yang jumlahnya tidak sedikit. Dalam APBN 2018, DPR menganggarkan lebih dari Rp 5 triliun untuk Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Semua organisasi kepemudaan bisa mengakses anggaran tersebut untuk berbagai kegiatan yang memajukan kaum muda. KNPI juga bisa mendapatkan dana pemerintah, hanya saja syaratnya harus solid terlebih dahulu,” papar Bamsoet.

Ia berharap KNPI mampu melahirkan pemimpin muda masa depan. Karenanya, kader-kader KNPI diminta aktif terjun ke dunia politik, sehingga mampu menjadi motor utama pembangunan bangsa.

“KNPI harus melahirkan pemuda yang mampu mengisi berbagai jabatan penting di pemerintahan. KNPI juga harus memastikan kaum muda terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan kegiatan positif lainnya,” tuturnya.

Berita Lainnya
Fahri Hamzah: Intensitas Debat Pilpres harus Diperbanyak JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengusulkan agar intensitas debat calon presiden-calon wakil diperbanyak. Hal ini, menurut dia, karena debat mer...
Fadli Zon: Indonesia Pantas Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melihat Indonesia telah siap menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032. Hal ini tercermin dari penyelenggaraan As...
DPR Minta Mendikbud Jelaskan Rencana Zonasi Guru JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan rencana pemerataan ketersediaan tenaga gur...
Sukamta: Indonesia Perlu Kawal Temuan PBB atas Rohingya JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Tim Misi Pencari Fakta PBB yang dipimpin oleh Marzuki Darusman telah bekerja dan menemukan bukti-bukti terjadinya kekerasan dan genosida terhad...
Ustaz Abdul Somad Tausiyah di Komplek Parlemen JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelar syukuran dan doa di Kompleks Parlemen pada Rabu (29/8) malam. Ustaz Abdul Somad (UAS) dijadw...
Kanal: Kabar Parlemen