Loading...

Menghargai Bangsa Sendiri

Oleh: Shamsi Ali* JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM —- Ada banyak hal yang menjadikan mata kita terbelalak hari-hari terakhir. Dalam negeri tentu masih seputar pilkada yang “panasnya” merambah ke rencana pemilu tahun depan, baik pilpres maupun pilihan anggota legislatif (DPR dan DPD RI). Pilkada telah berlalu. Tapi perbincangan itu masih ramai. Di beberapa daerah suhu politik sempat menaik … Selengkapnya

Peran Media Massa Dalam Memberantas Aksi Terorisme di Indonesia

Oleh: Mayor Inf Suwandi* JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM —- Terorisme merupakan musuh dunia yang tidak mengenal batas wilayah dan undang-undang suatu negara. Aksinya dapat terjadi di negara mana saja yang mereka targetkan, tidak terkecuali di negara Indonesia tercinta. Indonesia berkali-kali dijadikan sasaran empuk oleh kelompok teroris, tercatat dari rentang waktu tahun 2000 hingga 2018 sudah banyak bom … Selengkapnya

Suara Hati Sang Juara Maluku Utara

Oleh: Syawaluddin Damopolii * TERNATE, TAJUKTIMUR.COM —- Berita penahanan Ahmad Hidayat Mus (AHM) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin malam ini tertanggal 1 Juli 2018. Bagi pendukung, simpatisan maupun relawan Ahmad Hidayat Mus (AHM) – Rivai Umar, tidaklah mengejutkan karena sejak awal beliau sudah menjadi incaran dan target politik hitam. Penzoliman politik membentuk energi positif … Selengkapnya

Tafsir Pancasila Mana Yang Sedang Berkuasa?

Refleksi Mundurnya Yudi Latif dari Ketua BP Ideologi Pancasila   Oleh: Denny JA*   Setahun setelah menjabat sebagai kepala BP Ideologi Pancasila (dulu UKP- PIP), Yudi Latif mengundurkan diri. Bukan isu mundur itu benar yang membuat prihatin. Selama setahun berdiri, yang terdengar di publik mengenai badan sepenting itu, yang mengelola ideologi negara, bukan sebuah gagasan … Selengkapnya

Agar Pilpres Tak Bercalon Tunggal

Oleh: Fadli Ramadhanil * Lima partai politik yang memiliki kursi di DPR sudah menyatakan dukungan kepada bakal calon presiden petahana Joko Widodo. Dukungan lima partai politik ini diikuti dengan wacana memasangkan Joko Widodo dengan Prabowo Subinato, kompetitornya pada Pemilu Presiden 2014. Jika ini terjadi, tentu saja tidak ada lagi lawan tanding yang mampu mendekati elektabilitas … Selengkapnya

Bersatu Melawan Aksi Terorisme

Oleh: Mayor Suwandi* Terorisme identik dengan kekerasan. Tindakan teroris menyebabkan keresahan, rasa takut di tengah masyarakat, melukai atau mengancam kehidupan, kebebasan, atau keselamatan orang lain dengan tujuan tertentu. Korban tindakan Terorisme seringkali adalah orang yang tidak bersalah. Mereka memanfaatkan media massa untuk mengekpos aksi teror yang mereka lakukan guna menunjukan eksistensi perjuangannya. Terorisme merupakan musuh … Selengkapnya

Wawasan Kebangsaan

Oleh: Hari Mulyanto, M.Sc.* Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati dan sudah final, tetapi semenjak reformasi kembali terusik setelah banyak perilaku radikal dan intoleransi hingga munculnya aksi terorisme di sana-sini. Kenapa ini bisa terjadi? Mungkin ada sedikit pencerahan yang perlu kita bagi disini. Kita harus ingat bahwa NKRI  terbentuk dan berdiri menjadi sebuah … Selengkapnya

Musim Semi Demokrasi di Bumi Gora

Oleh: Sapto Waluyo (Direktur Center for Indonesian Reform)   Debat terbuka Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang disiarkan langsung stasiun televisi nasional (12/5) menandai babak baru dalam proses demokratisasi di ‘Bumi Gora’ – sebutan popular NTB sebagai penghasil padi unggulan (gogo rancah). Empat pasang kandidat yang tampil mewakili putra-putri terbaik wilayah … Selengkapnya

Parpol Harus Lebih Selektif Dalam Mengusung Caleg

Oleh: Mutlaben Kapita, S.AP * TAJUKTIMUR.COM — Indonesia merupakan negara yang menganut sistem multi partai. Artinya terdiri dari berbagai partai politik yang berlaga dalam pemilihan umum, semuanya memiliki hak untuk memegang kendali atas tugas-tugas pemerintah, baik secara terpisah maupun dalam koalisi. Tugas partai politik, tentunya mempunyai peran yang sangat besar dalam bangsa dan negara, salah satu … Selengkapnya

20 Tahun Reformasi: Quo Vadis Gerakan Antikorupsi?

Oleh: Sapto Waluyo (Direktur Center for Indonesian Reform) Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional, lalu tanggal 21 Mei diperingati sebagai Hari Reformasi, yang ditandai lengsernya Presiden Soeharto dari singgasana kekuasaan Orde Baru. Gerakan Reformasi 1998 yang dipelopori mahasiswa dan kelompok masyarakat kritis tak bisa dipisahkan dari Gerakan Antikorupsi, karena salah satu … Selengkapnya

Mengkonstruksikan Terorisme untuk Merumuskan Terorisme

Oleh Heru Susetyo, SH. LL.M. M.Si. PhD Staf Pengajar  HAM dan Viktimologi  Fakultas Hukum Universitas Indonesia/Sekjen Asosiasi Pengajar Viktimologi Indonesia. Pasca kerusuhan yang diakibatkan napi teroris di Mako Brimob Depok yang berlanjut dengan serangan terorisme di Surabaya, Sidoarjo dan Riau pada minggu kedua dan ketiga Mei 2018 ini, muncul desakan kuat untuk menyegerakan revisi UU … Selengkapnya

Mahathir Mohamad dan Gerakan #2019GantiPresiden

Oleh: Mardani Ali Sera*   Hubungan saya dengan Malaysia cukup erat, bukan cuma karena sempat lima tahun menimba ilmu disana tapi dua anak sayapun lahir disana. Juga cukup banyak saya terlibat dan membuat kegiatan bersama dengan beberapa partai di sana mulai dari PAS, PKR, Amanah hingga kawan-kawan pergerakan Islam di sana. Dan izinkan dengan sedikit pengetahuan yang … Selengkapnya

Doa Tragedi 13 Mei 2018

Oleh: Jaya Suprana *   Dengan penuh kerendahan hati saya bersujud demi memanjatkan Doa memohon kepada Yang Maha Kuasa berkenan menganugerahkan kekuatan lahir dan batin kepada sanak keluarga sesama warga Indonesia yang telah meninggalkan dunia fana akibat angkara murka tragedi 13 Mei 2018. Dengan penuh kerendahan hati saya bersujud demi memanjatkan Doa memohon kepada Yang … Selengkapnya

Kemenangan Oposisi di Malaysia dan Pelajaran untuk Indonesia

Oleh: Sapto Waluyo * JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Kepala Polisi Diraja Malaysia sungguh tak menyangka tokoh yang harus diahentikan ceramahnya itu akan menjadi orang nomor satu di Malaysia. Mahathir Mohammad terpaksa mengakhiri pidato politiknya karena dilarang aparat. Ribuan massa yang hadir marah dan hampir saja melabrak polisi, tapi bisa ditenangkan. Video pelarangan pidato Mahathir itu menjadi … Selengkapnya

Bocah Itu pun Tewas, Ketika Antri Sembako di Monas

Oleh: Denny JA *)   Ibu, maafkan aku. Aku ke Monas, tak ijin ibu. Aku ingin buat kejutan. Pulang membawa beras (1) Sejak lama aku sedih. Kadang aku menangis. Aku lihat ibu semakin susah Walau ibu menyembunyikannya. Aku tahu itu soal beras. Sengaja aku makan sedikit saja. Kadang cukup dua kali sehari. Aku ingin membantu … Selengkapnya

Politik dan Masjid

Oleh: Imam Shamsi Ali* Akhir-akhir ini isu politik dan masjid lagi hangat didiskusikan. Konon kabarnya ada pelarangan untuk membicarakan politik di masjid. Bahkan ada kelompok yang menamai diri sebagai komunitas anti politisasi masjid. Bahkan kabarnya tidak tanggung-tanggung Menteri Agama RI juga telah memberikan pernyataan langsung melarang apa yang dianggap politik di masjid-masjid. Lebih jauh dan … Selengkapnya

Ketahanan Pangan Nasional Makin Memprihatinkan

Oleh: Memed Sosiawan Cita-cita kemerdekaan Indonesia diantaranya adalah menjadi negara yang “Gemah ripah Loh Jinawi, Tata Tentrem Kertaraharja, Subur kang Sarwa Tinandur, Murah kang Sarwo Tinuku” dapat terwujud. Subur kang sarwo tinandur menggambarkan kondisi tanah yang selalu bertemu dengan air, sehingga irigasi dibangun besar-besaran mengairi tanah pertanian. Sedangkan murah kang sarwo tinuku, mengambarkan stabilitas harga … Selengkapnya

Petaka Miras, Petaka Indonesia

Oleh: Adhyaksa Dault *) Alkisah, ada seorang pemuda dijebak oleh seorang wanita, hingga masuk rumahnya. Setelah berada di dalam, semua pintu keluar dikunci. Wanita itu menawarinya tiga hal, yakni menggaulinya, membunuh bayi di rumah itu, atau meminum khamar (minuman keras), seraya berkata “Jika kamu memaksa keluar dari rumah ini, aku akan teriak sekeras-kerasnya dan orang-orang … Selengkapnya

20 Tahun PK/PKS: Mendaki Jalan Terjal

Oleh: Sapto Waluyo (Direktur Center for Indonesian Reform) Bagaimana partai politik merayakan hari kelahirannya? Biasanya, partai melakukan apel akbar yang diisi parade orasi atau pagelaran budaya, diselingi bakti sosial dan donor darah. Itu seremoni lazim, tapi tidak cukup bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam rangka memperingati mIlad ke-20, kader PKS melakukan konvoi sepeda balap (road … Selengkapnya

Asa Indonesia Jaya

Oleh : Jazuli Juwaini Sengkarut perdebatan bahwa Indonesia akan musnah pada 2030 seperti digambarkan dalam novel Ghost Fleet karya pengamat politik dan kebijakan ternama asal Amerika Serikat, Peter Warren Singer dan August Cole, tidak boleh membuat kita larut pada debat yang tidak produktif. Nama nya juga novel atau karya fiksi, betapapun ia didasarkan pada riset … Selengkapnya