Loading...

AHM-Rivai Raih 31,94 Persen, KPU Malut: Perolehan Suara Versi Real Count Belum Final

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM — Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Maluku Utara (Malut) nomor urut 1, Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-RIVAI), menduduki suara terbanyak berdasarkan hitungan cepat versi KPU dalam pilkada 2018.

Ini artinya AHM-RIVAI melewati penghitungan sebelumnya. Pada perolehan suara real count KPU yang awal, pasangan nomor urut 3 Abdul Gani Kasuba dan M Al Yasin Ali (AGK YA) ada di urutan pertama.

Namun, berdasarkan hasil perolehan sementara real count KPU yang dilansir Jumat (29/6/2018) sore, pukul 06.00 WIT, memperlihatkan AHM-RIVAI yang diusung Partai Golkar dan PPP itu memperoleh 176.019 suara atau 31,94 persen.

Perolehan suara sementara versi hitungan cepat KPU ini menunjukkan bahwa isu penetapan AHM sebagai tersangka korupsi oleh KPK sebelum pilkada serentak pada 27 Juni lalu digelar ternyata tak ada pengaruhnya terhadap para pemegang hak suara.

Hasil real count KPU ini juga memperlihatkan posisi kedua diraih oleh pasangan AGK YA yang memperoleh 167.453 suara atau 30,89 persen. Selanjutnya ada pasangan nomor 2 Burhan Abdurahman dan Ishak Djamaludin (BUR JADI) yang meraih 143.151 suara atau 25,97 persen, dan posisi terakhir ditempati pasangan nomor 4 Muhammad Kasuba dan Abdul Madjid Husen (MK MAJU) dengan perolehan 64.498 suara atau 11.70 persen.

Perolehan suara sementara versi hitungan cepat KPU Malut yang dimasukkan langsung ke situs KPU pusat berdasarkan data Model C1 KWK itu telah mencapai 99,49 persen, atau 2.126 TPS dari 2.138 TPS yang tersebar di Kabupaten/Kota di Malut. Ini artinya masih ada 12 suara di TPS yang belum memasukkan pindai data C1 ke KPU.

Komisioner KPU Malut Pudja Sutamat menjelaskan, perolehan suara sementara versi real count ini bukanlah hasil final. Data Model C1 KWK yang dimasukkan ke KPU itu dilakukan khusus sebagai penyebaran informasi kepada masyarakat untuk mengetahui hasil pilgub Malut secara cepat dan transparan.

“Karena hasilnya itu masih akan kita hitung secara manual sesuai penjadwalan. Yakni melalui pleno penetapan di tingkat provinsi pada 7-9 Juli 2018,” ujar Pudja.

Sementara itu, pantauan tajuktimur.com, Minggu (01/7/2018) pukul 01.45 WIT, laman portal KPU tidak bisa diakses. tertulis pemberitahuan: “Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi Hasil Pemilihan, untuk sementara layanan ini kami tidak aktifkan.”

Berita Lainnya
Pemkot Tidore Siap Bangun RSI Internasional TIDORE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) mengakui, investor asal Brunei Darussalam akan membangun Rumah Sakit Isla...
Paslon AGK-YA Unggul 1.352 Suara, KPU: Tunggu Rekap di Tingkat Bawah TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Berdasarkan hasil penghitungan cepat (Quick Count) Pemungutan Suara Ulang (PSU) pilkada Maluku Utara (Malut) di tiga kecamatan, pasangan Abdul G...
Disperindag Ternate: Swalayan Wajib Tampung Produk IKM TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Seluruh swalayan, restoran, dan hotel di Kota Ternate, Maluku Utara, akan diwajibkan untuk menampung minimal 20 persen produk industri kecil men...
Masyarakat Ternate Dukung Rekomendasi MUI tentang Larangan Joget TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kalangan tokoh masyarakat di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ternate kepada pemerintah ko...
Tim Pemenangan AGK-YA Klaim Menang PSU Maluku Utara TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Tim Relawan Pemenang pasangan calon  Gubernur dan Wakil Provinsi Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba – Al Yasin Ali (AGK-YA) dengan nomor uru...
Kanal: Maluku Utara Pilkada