Loading...

Amankan WIFT 2017, Korem Terjunkan Kendaraan Lapis Baja

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Dalam rangka mensukseskan event Widi International Fishing Tournament (WIFT) Korem 152/Babullah akan mengerahkan kendaraan tempur lapis baja yang merupakan salah satu Alutsista kebanggaan Satuan jajaran Kodam XVI/Pattimura.

Ws. Kapenrem 152/Babullah Kapten Inf Heru Darujito mengatakan, Ranpur Armoured Personnel Carrier atau lebih dikenal dengan ANOA 6 x 6 APC yang merupakan alat Angkut Personel Sedang (APS) dengan kapasitas 3 orang awak kendaraan dan 10 orang penumpang, sehingga sangat efektif digunakan untuk mendukung kegiatan pengamanan VVIP dalam rangka WIFT tahun 2017 di wilayah Korem 152/Babullah.

“Adapun spesifikasi teknis kendaraan tempur besutan PT Pindad tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan standart militer maupun fitur-fitur opsional untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI secara optimal,” ungkap Heru.

Lanjutnya, Peralatan standart ANOA APC sendiri meliputi Winch Capacity 6 ton, Pioneer Set, Pemadam Kebakaran, Penyejuk Udara, Toolkit Pengemudi, Lampu-Peta, Jaring Kamuflase, Hydraulic Rear Rampdoor System, Smoke Grenade Dischargers cal. 66 mm (3 right, 3 left), sementara fitur opsional pendukung meliputi Peralatan Komunikasi (AM, FM Radio dan Intercom Set ; 2 x 12V – 100 Amp baterai), GPS, NVG, Add-on Keramik lapis baja Armament dan Remote Control Weapon System/RCWS-Cal 7,62 / 12,7 mm dimana Senjata di bagian belakang adalah Senapan Mesin 7,62 mm.

“Panser ANOA ini menjadi produk unggulan dari PT Pindad dikarenakan mutu dan kualitas yang sangat baik dilihat dari sisi teknologi dan kecanggihan yang ada, nama ANOA sendiri diambil dari nama salah satu jenis kerbau asli Indonesia,” akunya.

Lanjut Heru, panser tersebut pertama kali diperlihatkan ke publik pada ulang tahun ke-61 TNI pada 5 Oktober 2006 di Markas Besar TNI Cilangkap, semenjak 9 April 2010 sekitar 13 unit ANOA telah digunakan untuk mengawal misi perdamaian PBB di Lebanon bersama Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL.

“ANOA 6 x 6 maupun 4 x 4 biasa digunakan untuk pengawalan kegiatan-kegiatan penting negara,” tuturnya.

Pada 15 November 2011 ANOA varian 6 x 6 yang menggunakan persenjataan Senapan Mesin 7.62 mm digunakan sebagai kendaraan tempur untuk Patroli dan Penjagaan Ring pada acara KTT ASEAN di Nusa Dua Bali. ANOA juga dipakai oleh Paspampres untuk pengawalan kunjungan-kunjungan Presiden RI.

“TNI dalam hal ini Korem 152/Babullah siap mengamankan kedatangan Presiden RI dalam rangka event Widi International Fishing Tournament (WIFT) tahun 2017 di wilayah Malut”.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
Massa Pendukung 02 Siap #PutihkanGBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalulintas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk menghindari...
Kanal: Headline Maluku Utara