Loading...

Bawaslu: Kampanye Malam Hari Selama Bulan Ramadan Dibatasi

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Bawaslu Provinsi Maluku Utara (Malut) bakal membatasi jadwal kampanye Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur pada malam hari selama Ramadan.

Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin di Ternate, Sabtu mengatakan, jelang bulan Ramadan jadwal tahapan kampanye pilkada Malut dibatasi dan hanya bisa dilakukan pada pagi hinga petang.

“Memang, dalam bulan Ramadan nanti, Bawaslu melarang pasangan calon di pilkada Malut kampanye malam hari, karena warga konsentrasi ibadah tarawih dan tadarus, jadi tidak boleh campur isu-isu lain,” ujarnya.

Ia mengatakan, Bawaslu Malut saat ini masih mempelajari dan mengkaji bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon jelang Ramadan dengan model sedekah.

“Bawaslu masih pelajari dugaan pelanggaran baru, kerena di bulan puasa ada istilah infak, sedekah atau THR atau pun sejenisnya, nanti kalau sudah dikaji maka bisa ditetapkan pelanggaran apakah politisasi sedekah atau politisasi THR,” kata Muksin.

Dia mengakui empat pasangan calon yang bertarung di pilkada Malut memiliki karakteristik berbeda-beda, terutama dalam menyampaikan programnya ke masyarakat.

Dia mengakui Malut masuk dalam kategori rawan sedang, tetapi ada kabupaten yang masuk zona rawan berat dan tentunya akan menjadi perhatian Bawaslu dalam meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecurangan selama berlangsungnya pilkada Malut tahun 2018.

Menurut dia, tiga kabupaten masing-masing Kabupaten Halmahera Selatan, Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu akan menjadi perhatian, karena selama berlangsungnya pemilu legislatif maupun pilkada selalu bermasalah.

“Ketiga kabupaten ini memiliki luas wilayah dan pulau-pulau yang sebagian besar belum tersentuh komunikasi, sehingga menjadi perhatian ekstra dari Bawaslu,” kata Muksin.

Untuk itu, Bawaslu Malut akan intensif turun ke daerah zona rawan itu untuk melakukan berbagai sosialisasi dan perkuat sistem pengawasan di daerah tersebut, agar tidak lagi terjadi kecurangan selama berlangsungnya pilkada Malut 2018.

Bawaslu sendiri, kata Muksin, dalam rekrutmen Panwascam betul-betul mengedepankan integritas anggotanya dan diharapkan dapat menghasilkan pengawas yang memiliki kapasitas serta integritas sehingga dapat menjawab tantangan yang akan dihadapi bersama.

(fr)

Berita Lainnya
Pemkab Halmehera Utara Perjuangkan Kenaikan Harga Kopra TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara, Maluku Utara, berjanji akan...
Halmahera Tengah Diupayakan jadi Tujuan Wisata Primadona TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kabupaten Halmahera Tengah diupayakan untuk menjadi salah satu daerah tuju...
Petani Boikot Jalan Trans Tobelo-Galela TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Para petani yang tergabung dalam Pergerakan Petani Kopra (PPK) Tarakani di...
ASN adukan Bupati Morotai ke DPRD MOROTAI, TAJUKTIMUR.COM - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Uta...
Dana Desa di Halmahera Utara naik Rp9 Miliar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Utara (H...
Kanal: Maluku Utara Pilkada