Loading...

Bawaslu Maluku Utara: Tidak Ada Potensi PSU

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM —- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut) menyatakan tidak ada potensi untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU), karena proses pencoblosan hingga penghitungan suara berlangsung aman dan demokratis.

“Bawaslu hanya diberi `deadline` (batas waktu) empat hari pascapencoblosan untuk merekomendasikan PSU, tetapi tidak ada pelanggaran,” kata Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin di Ternate, Selasa.

Menurut dia, hingga pencoblosan dan penghitungan suara tidak ada temuan pelanggaran yang diterima petugas pengawasan di lapangan.

Sesuai ketentuan, kalau ditemukan ada dua orang atau lebih melakukan pencoblosan sebanyak dua kali atau lebih di TPS yang sama, tetapi masalah ini tidak ada laporan dan secara keseluruhan proses pencoblosan hingga penghitungan surat suara berlangsung aman dan tertib.

Bahkan, dari laporan yang diterima, proses rekapitulasi hasil pilkada Malut di 2138 TPS dari 5108 desa di Malut berlangsung secara demokratis, meskipun ada berbagai laporan mengenai kecurangan selama pilkada, tetapi belum bisa dibuktikan.

Muksin mengatakan, ada laporan pelanggaran pemilu di Marabose Halmahera Selatan, Desa Gela Pulau Taliabu, dimana ada yang mencoba memasukkan pencoblosan sebanyak 17 kali surat suara, namun berhasil dicegat pengawas pemilu dan pelakunya telah diproses pidana.

Sedangkan, politik uang sejauh ini belum ditemukan, hanya saja di Kabupaten Kepulauan Sula dan Kota Ternate dan telah dilakukan proses pidana terhadap pelaku.

Bawaslu juga telah mengingatkan penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Malut 2018 untuk menjaga netralitas dan integritasnya.

“Ini poin penting yang harus dijaga oleh setiap penyelenggara pemilihan umum, baik Pengawas maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga ke jajaran terbawahnya dan sejauh ini belum ditemukan ada petugas pengawas yang bermasalah,” ujar Muksin Amrin.

Dia mengatakan, inilah proses Pilkada dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga menghasilkan pemimpin yang benar-benar berkualitas dan amanah.

Berita Lainnya
BPS: Angka Kemiskinan di Maluku Utara Meningkat TERNATE, TAJUKTIMUR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat, angka kemiskinan di daerah ini pada akhir Maret 2018 sebesar 81,4...
Basarnas Ternate Gelar Sosialisasi Sistem Deteksi Dini TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menggelar sosialisasi tentang sistem deteksi dini ancaman bencana dalam pelayaran ma...
Halmahera Utara Siap Jadi Tuan Rumah Harganas Tingkat Provinsi Malut TOBELO, TAJUKTIMUR.COM -- Kabupaten Halmahera Utara siap menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 tahun 2018 Tingkat Prov...
Jamaah Calon Haji Malut Siap Diberangkatkan ke Embakasi Makassar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Pelepasan dan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku Utara Musim Haji Tahun 1439 Hijriah 2018 Miladiyah seba...
Kepala DKP Malut: Ada Aksi Berkedok Ancaman dan Pemerasan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Tuduhan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Daerah Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (DPD K...
Kanal: Maluku Utara Pilkada