Loading...

Bawaslu Malut Tangani Dua Kasus Calon Gubernur

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Bawaslu Provinsi Maluku Utara (Malut) sedang menangani dua kasus yang menjerat calon Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba (AGK) yakni, dugaan politik uang dan penggunaan kewenangan program dan kegiatan.

Dalam rilis resminya, Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Bawaslu Malut, Aslan Hasan menjelaskan, untuk kasus pembagian uang yang dilakukan AGK kepada masyarakat Bawaslu Sula telah berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi sehingga klarifikasi dilakukan di Bawaslu Provinsi.

“Jadi kasus pembagian uang yang dilakukan pasangan calon AGK, akan dilakukan klarifikasi di Bawaslu Provinsi,” kata Aslan Hasan.

Pemeriksaan klarifikasi, kata Aslan, dilakukan di Bawaslu Provinsi karena aktivitas gubernur saat ini tidak lagi di Sula. Bahkan komisioner Bawaslu Sula saat ini telah berada di Ternate.

Menurut Aslan Hasan, peristiwa pembagian uang tidak hanya dipandang sebagai dugaan politik uang, akan tetapi dalam konstruksi Bawaslu hal tersebut merupakan pelanggaran pasal 71 UU Pilkada yakni dugaan penyalahgunaan kegiatan atau program.

Sebab dalam aturan tersebut ada larangan calon petahana dilarang menyalahgunakan kegiatan dan program enam sebelum dan sesudah pelaksanaan Pilgub.

Dugaan penyalahgunaan kewenangan dan program bukan saja temuan Bawaslu akan tetapi juga telah dilaporkan salah satu tim kuasa hukum paslon, sehingga Bawaslu menggabungkan kasus tersebut untuk diproses.

“Memang kasus itu merupakan temuan kami, tetapi kuasa hukum salah satu paslon juga telah melaporkan hal itu, jadi kasus politik uang tetap jalan, kasus penyalahgunaan program dan kegiatan juga jalan,” katanya.

Kendati klarifikasi telah dilakukan oleh AGK terkait dengan pemberian uang dilakukan kepada warga yang sementara sakit, menurut Aslan Hasan klarifikasi dilakukan ke publik melalui media tetapi di Bawaslu belum dilakukan klarifikasi.

Sehingga bagi Bawaslu, kata Aslan, hal tersebut tidak berkekuatan hukum apa-apa, makanya Bawaslu berkepentingan untuk memanggil yang bersangkutan untuk dilakukan klarifikasi secara resmi.

Berita Lainnya
Pengamat: Pemprov Malut harus beli kopra petani TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pengamat ekonomi dari Universitas Khairun (Ukhair) Ternate Muhtar Adam men...
Dinas Pertamian Kota Tidore Dorong Pengembangan Pala dan Cengkih TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pertanian (Distan) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara tetap...
Disperindag Kota Ternate Data Pedagang di Pasar Gamalama TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Maluku Utara, akan menda...
Kerajinan Anyaman Tikar Tradisional Ternate Terancam Punah TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kerajinan anyaman tikar tradisional di Kota Ternate, Maluku Utara terancam...
Pemprov Maluku Utara Diminta Prioritaskan Pembangunan Jalan di Tidore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerinta Provinsi Maluku Utara diminta memprioritaskan pembangunan infras...
Kanal: Maluku Utara