Loading...

BLH Ternate: Sampah di pasar Gamalama Ganggu Nilai Estetika

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menilai, menumpuknya sampah di Pasar Gamalama cukup mengganggu estetika kota dan kenyamanan masyarakat saat berada di kawasan tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Persampahan BLH Kota Ternate, Yus Karim di Ternate, Sabtu, mengatakan semestinya Disperindag dan Dishub harus bersinergi dengan BLH, sebab sampah yang ada di pasar buah Kelurahan Gamalama sangat mengganggu nilai estetika Kota.

“Kalau di lihat di depan pasar buah itu sangatlah lucu karena di situ ada tiga instansi yang mengelolah di kawasan tersebut, salah satunya itu Disperindag, sebab sampah yang dibiarkan di pasar buah membuat nilai estetika kota tidak bagus,” kata Yusri.

Menurut dia, pedagang yang ada di pasar buah itu sebenarnya harus ada teguran tegas dari Disperindag dan Dishub agar pedagang yang ada di sekitarannya takut dengan ketegasan yang dibuat oleh dua instansi tersebut supaya nilai keindahan bisa terlihat.

“Hal ini karena dua instansi yang mengelolah di kawasan pasar buah, tidak ada ketegasan kepada pedagang, sehingga para pedagang tidak menghiraukan apa yang mereka lakukan di tempat itu,” katanya.

Sebenarnya, ada solusi yang bisa diarahkan, karena ada tempat penampungan sementara (TPS) agar pihak DLH melalui persampahan bisa mengangkut untuk membawa ke Tempat Penampungan Akhir (TPA).

Oleh karea itu, harus ada sinergi dengan instansi yang mengelola dikawasan tersebut supaya bisa bisa mengetasi masalah sampah di pasar buah.

“Jangan pihak pasar juga tutup mata, kalau hal ini dibiarkan kapan kota ini mempunyai nilai estetika yang absolud atau untuk selama-lamanya kota ini indah, maka harus ada kerjasama untuk mengatasi sampah agar tidak hanya mengharapkan BLH semata,” katanya.

Sehingga, untuk mengatasi sampah yang ada di pasar buah maupun di Kota Ternate harus taat aturan yang buat oleh pemerintah agar tidak ada lagi sampah di Kota ini.

Oleh karena itu, jangan melakukan hal-hal yang sudah ditentukan oleh pemerintah, jika hal ini dibiarkan maka Kota ini tidak bisa menjadi Kota yang bersih.

“Kami berharap tidak ada lagi sampah yang ada di badan jalan, maka saya meminta kepada Disperindag, Dishub dan Satpol PP harus mencegah masalah terkait dengan sampah di Kota Ternate,” katanya.

Berita Lainnya
Maluku Utara masuk zona rawan konflik Pemilu TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Polda Maluku Utara (Malut) menyatakan provinsi ini masuk dalam zona rawan ...
Kepulauan Sula fokus budi daya ikan dan rumput laut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepuluan Sula, Maluku Utara, ...
Muhammad Kasuba akan Wujudkan Malut Lebih Sejahtera LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari P...
Pengamat: Masyarakat Menanti Kejutan Debat Capres tanpa Kisi-Kisi TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Minggu malam...
Wali Kota Ternate Agendakan Triathlon Jadi Event Tahunan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Walikota Ternate Burhan Abdurahman mengagendakan event perlombaan Triathlo...
Kanal: Maluku Utara