Loading...

Bupati Ajak Seluruh Anak di Taliabu ikut Imunisasi

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut), Aliong Mus mengajak warga setempat membawa anak mereka yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun untuk menerima imunisasi vaksin Campak dan Rubella, meskipun ada kabupaten/kota yang sementara ini menghentikan imunisasi.

“Ini merupakan kegiatan nasional yang harus didukung oleh pemerintah dan semua lapisan masyarakat guna mengehindar dari virus campak,” katanya di Ternate, Sabtu.

Sebelumnya, Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba meminta agar seluruh pelayanan imunisasi campak MR dihentikan sementara, hingga ada label halal dari MUI dikeluarkan. Akibatnya sebagian besar kabupaten/kota di Malut menghentikan seluruh pelayanan imunisasi.

Menurut dia, pemerintah daerah tetap memberi dukungan untuk kegiatan ini dengan memberitahukan ke seluruh satuan pendidikan untuk memperlancar semua kegiatan di semua sekolah, karena rata rata yang di imunisasi vaksin campak dan rubella anak usia sekolah dasar.

Olehnya itu, Bupati berharap vaksin campak dan rubella di Kabupaten Pulau Taliabu bisa memenuhi target bahkan melebihi hingga capaian 100 persen dan anak anak yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu, tidak terlewatkan mendapatkan Vaksin tersebut.

“Harapan kita bisa 100 persen, akan tetapi target yang ditetapkan dari Dinas Kesahatan 95 persen dan kita sangat optimis target itu bisa terpenuhi dan bahkan bisa melebihi target yang ditentukan, karena kondisi anak-anak sekarang berbeda dengan zaman dulu,” katanya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly ketika dihubungi mengatakan, Imunisasi Vaksin campak dan rubella merupakan sebagian upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat dan sehingga kekebalan tubuh bisa tejaga dari virus campak, dan hal ini juga untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu.

“Imunisasi sudah menjadi kesadaran masayaraakaat di Kabupaten Pulau Taliabu sehingga sampai sekarang saya belum mendengar adanya penolakan imuniasi vaksin imunisasi cammpak dan rubella,” ujarnya.

“Pemberian imunisasi di seluruhnya sebanyak 1.740 anak, yang dilaksanakan oleh Petugas Kesehatan Puskesmas dengan mendatangi ke sekolah-sekolah dan dibantu oleh guru,” katanya.

Berita Lainnya
Dinas Pertamian Kota Tidore Dorong Pengembangan Pala dan Cengkih TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pertanian (Distan) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara tetap...
Disperindag Kota Ternate Data Pedagang di Pasar Gamalama TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Maluku Utara, akan menda...
Kerajinan Anyaman Tikar Tradisional Ternate Terancam Punah TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kerajinan anyaman tikar tradisional di Kota Ternate, Maluku Utara terancam...
Pemprov Maluku Utara Diminta Prioritaskan Pembangunan Jalan di Tidore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerinta Provinsi Maluku Utara diminta memprioritaskan pembangunan infras...
Distan Upayakan Kecamatan Oba jadi Penghasil Bawang TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pertanian (Distan) Kota Tidore Kepulauan berupaya menjadikan Kecamat...
Kanal: Maluku Utara