Loading...

Dapat Kucuran Rp6 miliar, Disperindag Ternate Siap Bangun Pasar Rempah

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mendapatkan kucuran dana Rp6 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan untuk membiayai proyek pembangunan Pasar Rempah, di kawasan Kota Baru Ternate.

“Anggaran yang bersumber dari Tugas Pembantuan (TP) tahun anggaran 2018 itu akan digunakan untuk membangun Pasar Rempah di Kelurahan Kota Baru di RT07/RW03 Kecamatan Ternate Tengah,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Ternate, Nuryadin Rahman di Ternate, Senin.

Ia mengatakan pembangunan Pasar Rempah di kawasan Kota Baru akan mulai dikerjakan pada Agustus 2018.

Menurut dia, pembangunan Pasar Rempah menggunakan konsep pasar modern yang berkonstruksi satu lantai, lengkap dengan sejumlah fasilitas seperi musollah, ATM center, ruang menyusui, toilet dan kantor pengelola.

“Ada 30 kios yang akan kita sediakan sesuai keinginan wali kota dan untuk bangunan depannya akan diisi oleh pedagang jual beli hasil bumi seperi pala, cengkeh, kopra, kopi, coklat (kakao) dan lainnya,” kata Nuryadin.

Sedangkan desain Pasar Rempah pada bagian atap, kata Nuryadin desainnya berbentuk perahu Kora-Kora sehingga akan terlihat unik sebab lokasi pasar berada persis bibir pantai, sehingga pendatang yang menggunakan kapal laut bisa langsung melihat bagian atas pasar yang berbentuk perahu Kora-Kora.

“Saat ini semuanya masih dalam proses tender dan diawal Agustus nanti sudah mulai dikerjakan dengan target selesai pada akhir tahun nanti. Jadi selain diisi oleh pedagang rempah, juga ada pedagang sembako dan barito,” ujarnya.

Selain pasar rempah, kata Nuryadi, untuk tahun ini, pihaknya juga akan menyelesaikan pembangunan Pasar Sabi-Sabi yang lokasinya di sisi utara terminal Kieraha, sebab tahap pekerjaannya tinggal menyisahkan atap dan finishing di lantai duanya.

“Kita telah usulkan anggarannya di APBD senilai Rp2,5 miliar untuk perubahan anggaran di tahun ini dan ini akan diselesaikan akhir tahun 2018, maka 60 PKL yang masih berada di luar, bisa terakomodir dan tidak ada lagi PKL yang berjualan di luar lokasi yang telah disiapkan,” katanya.

Berita Lainnya
Pengamat: Pemprov Malut harus beli kopra petani TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pengamat ekonomi dari Universitas Khairun (Ukhair) Ternate Muhtar Adam men...
Dinas Pertamian Kota Tidore Dorong Pengembangan Pala dan Cengkih TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pertanian (Distan) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara tetap...
Disperindag Kota Ternate Data Pedagang di Pasar Gamalama TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Maluku Utara, akan menda...
Kerajinan Anyaman Tikar Tradisional Ternate Terancam Punah TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kerajinan anyaman tikar tradisional di Kota Ternate, Maluku Utara terancam...
Pemprov Maluku Utara Diminta Prioritaskan Pembangunan Jalan di Tidore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerinta Provinsi Maluku Utara diminta memprioritaskan pembangunan infras...
Kanal: Maluku Utara