Loading...

Dinkes Ternate Upayakan 2019 seluruh Puskesmas Terakreditasi

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Dinas Kesehatan Kota Ternate, Maluku Utara mengupayakan pada 2019 seluruh puskesmas di daerah itu sudah terakreditasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Di Kota Ternate ada 11 puskesmas, sembilan puskesmas di antaranya sudah terakreditasi dan dua puskesmas sisanya diupayakan pada pertengahan 2019 sudah terakreditasi pula,” kata Kepala Dinkes Ternate Fatihah Suma di Ternate, Selasa.

Sebanyak dua puskesmas di Kota Ternate yang belum terakreditasi, yakni Puskesmas Pulau Hiri dan Puskesmas Pulau Batang Dua.

Kedua puskesmas itu agak terlambat akreditasinya karena terkendala belum terpenuhinya sejumlah persyaratan, terutama dari segi sarana dan prasaran. Akan tetapi, semuanya sudah diprogramkan pengadaannya pada 2019.

Dinkes Ternate juga terus mendorong seluruh rumah sakit dan klinik milik swasta di kota itu mendapat status terakreditasi, karena sampai saat ini baru dua rumah sakit swasta yang terakreditasi.

Dia menjelaskan status akreditasi harus dimiliki setiap rumah sakit swasta karena selain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, juga syarat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Hingga saat ini, di Ternate ada satu rumah sakit swasta, yakni Rumah Sakit Islam, yang tidak lagi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam pemberian layanan kepada pasien BPJS karena belum terakreditasi.

Rumah sakit itu diharapkan segera mengupayakan akreditasinya agar bisa kembali menjaling kerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam pemberian layanan kepada pasien BPJS.

Apalagi, kata dia, rumah sakit tersebut selama ini cukup diminati masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, termasuk pengguna BPJS.

Menyinggung rencana pembangunan RSUD Kota Ternate, ia mengatakan, sudah diprogramkan dan saat ini sedang dalam proses penyiapan lahan dengan mereklamasi pantai di wilayah Kalumata.

Dari 10 kabupaten/kota di Malut, hanya Kota Ternate yang belum memiliki RSUD sehingga pasien dari puskesmas di daerah itu yang harus dirujuk selalu dibawa ke RSUD Chasan Boesori di Ternate, milik Pemprov Malut atau rumah sakit lainnya di daerah setempat.

Berita Lainnya
Pemprov diminta Realisasikan Pembangunan Jembatan Temadore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) diminta merealisasikan ...
Gubernur Malut Instruksikan Seluruh SKPD Fokus Kerja TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba menginstruksikan ke seluruh Satuan...
BPS: Angka kemiskinan di Maluku Utara meningkat TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat angka kemiskinan...
Empat Bulan Jasa Medis di RSUD Belum Terbayar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Halmahera Utara M...
60 Ribu Warga Halut belum Rekaman e-KTP TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku ...
Kanal: Maluku Utara