Loading...

Disperindag Siapkan Skema Penanganan Anjloknya Harga Kopra

TERNATR, TAJUKTIMUR.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara (Malut) menyediakan sejumlah skema untuk mengatasi anjloknya harga kopra di tingkat petani setempat yang saat ini berada di bawah Rp3.000/Kg.

“Salah satu skema penanganan yang disiapkan adalah mengupayakan kopra Malut diekspor langsung ke negara tujuan, tidak lagi hanya mengandalkan antarpulau seperti selama ini,” kata Kepala Dispering Malut Asrul Gailea di Ternate, Senin.

Negara yang diharapkan menjadi tujuan ekspor langsung kopra Malut di antaranya Filipina, karena negara itu beberapa tahun silam menjadi tujuan ekspor kakao daerah ini, di samping sejumlah negara Asian lainnya seperti Tiongkok dan India.

Untuk mendukung ekspor langsung kopra Malut, ia mengimbau kepada para petani kelapa setempat memproduksi kopra putih, karena kopra seperti itu harganya lebih tinggi dan banyak diminati di pasaran ekspor.

Kopra putih adalah kopra yang proses pengeringannya menggunakan sinar matahari, sedangkan kopra hitam yang selama ini diproduksi petani kelapa di Malut proses pengeringannya menggunakan pengasapan.

Menurut Asrul Gailea, skema lainnya untuk menangani anjloknya harga kopra di Malut adalah mengupayakan pengembangan industri pengolahan kelapa, misalnya menjadi minyak goreng dan minyak kelapa asli (VCO).

Berbagai produk turunan dari kelapa juga akan dimanfaatkan, seperti tempurungnya menjadi briket, sabutnya menjadi bahan jok mobil dan airnya menjadi nata decoco, yang kesemuanya itu juga melalui proses industri.

“Pengembangan industri kelapa tersebut akan diarahkan melalui skala industri rumahan, karena selain tidak membutuhkan modal terlalu besar, juga bisa dilakukan masyarakat di seluruh sentra produksi kelapa di Malut, termasuk di daerah pedesaan,” katanya.

Disperindag membutuhkan anggaran sedikitnya Rp100 miliar untuk melaksanakan skema penanganan anjloknya harga kopra tersebut, untuk itu diharapkan DPRD Malut dapat mengakomodasi dalam APBD, katanya.

Berita Lainnya
DIPA Maluku Utara 2019 Capai Rp15,5 Triliun TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJ...
PWI: Wartawan Jadi Caleg Harus Cuti TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku Utara (Malut) meminta w...
Halmahera Tengah diupayakan jadi Persinggahan Kapal Pesiar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut) diupayakan men...
Penderita HIV/AIDS di Ternate capai 410 orang TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, menggandeng berbagai elemen kepemud...
Dishub Ternate Tertibkan Parkir Liar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate, Maluku Utara akan menertibkan par...
Kanal: Maluku Utara