Loading...

Empat Kabupaten di Maluku Utara Capai Target Imunisasi

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara yang mencapai target imunisasi Measles Rubella (MR) 95 persen ditetapkan Kementerian Kesehatan hanya empat dari 10 kabupaten dan kota, setelah batas waktu pelaksanaan imunisasi MR pada 30 Oktober 2018.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku Utara (Malut), Muhammad Isya Taudah di Ternate, Jumat, mengatakan keempat kabupaten/kota tersebut adalah Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Halmahera Timur dan Kota Tidore Kepulauan.

Sementara enam kabupaten/kota yang tidak mencapai target imunisasi MR, adalah Kota Ternate merupakan yang paling rendah pencapaian target imunisasi MR yakni hanya 52 persen dari sasaran 58 ribu anak.

Menurut dia, walaupun waktu pelaksanaan imunisasi MR yang ditetapkan Kementerian Kesehatan berakhir 30 Oktober 2018, Dinkes Malut bersama seluruh Dinkes kabupaten/kota akan berupaya menuntaskan imunisasi MR bagi seluruh anak di provinsi ini.

Jumlah anak usia 9 bulan sampai 15 tahun yang wajib imunisasi MR tercatat 383 ribu anak, sementara yang belum mendapat imunisasi MR masih tersisa 57 ribu lebih, sebagian besar berada di Kota Ternate dan Kabupaten Kepulauan Sula.

Untuk menuntaskan imunisasi MR bagi seluruh anak di Malut, kata Muhammad Isya Taudah, Dinkes akan melakukan berbagai trobosan, seperti mengintensifkan sosialisasi dengan melibatkan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat.

Oleh Pihak Dikbud kabupaten/kota diharapkan mengarahkan seluruh sekolah di wilayah masing-masing untuk melakukan imunisasi MR bagi siswa di sekolah yang belum mendapat imunisasi itu.

Ia menambahkan, masih banyaknya anak di Malut belum mendapat imunisasi MR, di antaranya karena penolakan orang tua jika anaknya mendapat imunisasi MR mengusul adanya pro-kontra mengenai kehalalanannya.

Masyarakat di Malut diimbau tidak lagi mempersalahkan kehalalanan vaksin MR, karena MUI sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin itu dibolehkan, selain itu imunisasi MR juga sangat penting untuk mencegah anak dari penyakit campak dan rubella.

Berita Lainnya
Distan Upayakan Kecamatan Oba jadi Penghasil Bawang TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pertanian (Distan) Kota Tidore Kepulauan berupaya menjadikan Kecamat...
Festival Wonderful Halmehera Utara dipusatkan di Tanjung Bongo TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara ...
KPU Maluku Utara Tetapkan DPTHP II sebanyak 806.685 Pemilih TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara menggelar rapat pleno penetapa...
Sejumlah Elemen Kecam Penganiayaan Wartawan di Ternate TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah elemen di Ternate, Maluku Utara, mengecam dugaan penganiayaan ter...
Pemprov Malut akan Salurkan DBH PBB Triwulan III TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Pengelolaan Keuangan Pendap...
Kanal: Maluku Utara