Loading...

Festival Pulau Hiri 2018 Berlangsung Hingga 14 Oktober

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Festival Hiri sudah memasuki tahun ke-2. Kali ini, Festival Hiri akan menampilkan sejumlah event seperti, Parade Oti Side (Perahu Layar), Teatrikal, Hau Lianga (Mancing dengan layangan), lomba Perahu Kora-Kora, Lomba Perahu Kano, Renang, Permainan Tradisional, Kuliner hingga atraksi budaya lainnya.

“Kita minta panitia dan semua pihak yang terlibat dalam Festival ini agar dikemas lebih baik lagi sehingga Festival ini akan menjadi kebanggaan dan bisa masuk dalam Kalender Event Kementerian Pariwisata,” ungkap Walikota Ternate, Burhan Abdurahman.

Festival Pulau Hiri yang sudah ditetapkan Pemkot Ternate sebagai agenda tahunan itu, mengangkat tema “Lestarikan warisan masa silam, kembangkan potensi masa sekarang, tata dan songsong masa depan”, akan berlangsung selama sepekan, dari tanggal 7 hingga 14 Oktober 2018, di veneu Pantai Festival, Kelurahan Togolobe, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate.

Akses menuju Pulau Hiri yaitu dengan menuju pelabuhan Sulamadaha dari Kota Ternate, dan langsung dapat menyeberang menggunakan speedboot atau kapal kayu menyeberang menuju pulau Hiri, transportasi ini tersedia setiap hari dan beberapa kali penyeberangan setiap harinya. Pulau ini cukup terlihat jelas dari Ternate, sehingga tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk menuju ke pulau hiri, hanya memakan waktu sekitar 15 menit untuk menuju ke sana.

Pulau Hiri memiliki tujuan pariwisata yang sangat unik, ketika kita melakukan kunjungan ke Pulau Hiri, kita akan merasakan wisata bermasyarakat atau wisata bersama masyarakat. Di sini kita tidak akan menemukan penginapan yang mewah seperti villa atau cottage, di pulau Hiri wisatawan akan menginap bersama masyarakat, makan bersama, canda gurau bersama masyarakat dan yang pasti pulau Hiri pun memberikan wisata sejarah kepada kita, sejarah masa penjajahan Portugis, Belanda, Jepang, dan Sekutu.

Kekayaan wisata laut Pulau Hiri memang sangat menarik, laut yang sangat bening, lumba-lumba yang mengiasi pagi hari di sekitar Pulau Hiri, sangat menarik wisata laut di sini. Adanya pulau-pulau kecil yang berada persis didepan Pulau Hiri, yakni Gofu malo, Maka, dan Gura Mangofa yang saat ini telah dijadikan sebagai spot menyelam bagi pencinta bawah laut. Bangkai kapal perang Jepang yang telah karam di perairan wilayah pulau Hiri juga menjadi salah satu potensi pariwisata di wilayah pulau ini.

Berita Lainnya
Paslon AGK-YA Unggul 1.352 Suara, KPU: Tunggu Rekap di Tingkat Bawah TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Berdasarkan hasil penghitungan cepat (Quick Count) Pemungutan Suara Ulang (PSU) pilkada Maluku Utara (Malut) di tiga kecamatan, pasangan Abdul G...
Disperindag Ternate: Swalayan Wajib Tampung Produk IKM TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Seluruh swalayan, restoran, dan hotel di Kota Ternate, Maluku Utara, akan diwajibkan untuk menampung minimal 20 persen produk industri kecil men...
Masyarakat Ternate Dukung Rekomendasi MUI tentang Larangan Joget TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kalangan tokoh masyarakat di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ternate kepada pemerintah ko...
Tim Pemenangan AGK-YA Klaim Menang PSU Maluku Utara TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Tim Relawan Pemenang pasangan calon  Gubernur dan Wakil Provinsi Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba – Al Yasin Ali (AGK-YA) dengan nomor uru...
Basarnas Evakuasi KM Bajoe di Perairan Tidore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, mengevakuasi kapal KM SS Bajoe rute Ternate tujuan Kayoa, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku ...
Kanal: Maluku Utara