Loading...

Forum Kades Kao Teluk Tolak Kedatangan Gubernur Malut

TOBELO, TAJUKTIMUR.COM – Forum Kepala Desa (Kades) Kecamatan Kao Teluk, Halmahera Utara menolak kedatangan Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba (AGK) di wilayah Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 1-10 Oktober 2019 karena akan berpotensi konflik.

Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Kao Teluk Azis Armin mengatakan, telah ada pertemuan untuk menolak kedatangan AGK yang dinilai ingin mencari popularitas jelang PSU.

Dilansir Antara seperti dalam rilisnya disebutkan, enam desa bermasalah dalam pilkada disebabkan gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat tidak mampu mengambil ketegasan untuk menarik batas wilayah enam desa yang notabene telah sah menjadi bagian dari kabupaten Halmahera Utara.

“PSU ini bukan karena kegagalan pihak penyelenggara KPU, melainkan keteledoran gubernur yang selama ini mengabaikan wilayah enam desa itu,” kata Azis.

Menurut dia, enam desa tersebut selalu dijadikan objek vital dalam agenda pemilu, dan sekarang ini gubernur melakukan kunjungan kerja dengan dalil rekonsiliasi antara dua kabupaten.

Rencananya, Gubernur Abdul Gani Kasuba akan melakukan kunjungan selama 10 hari, dimulai tanggal 1 Oktober 2018 dengan agenda upacara peringatan hari Pancasila yang dipusatkan di desa Akelamo, dengan dihadiri oleh Bupati Halbar dan Halut.

Gubernur bersama rombongan juga akan menggelar operasi pasar murah.

Dalam draf agenda, kunjungan itu untuk pemantauan kesiapan jelang PSU Halbar-Halut dan upaya rekonsiliasi antara Pemkab Halut-Halbar untuk penyelesaian tapal batas enam desa.

Azis berpendapat, wewenang untuk sosialisasi mengenai Kamtibmas di wilayah PSU bukan menjadi tanggung jawab seorang gubernur yang terlibat dalam pertarungan pilkada.

“Itu tanggung jawab penyelenggara Pemilu, baik Bawaslu maupun KPU yang didukung oleh TNI/Polri sebagai Alat Negara yang menjaga stabilitas suatu wilayah,” katanya.

“Kami menduga ada kampanye terselubung dalam kuker Gubernur, kami minta agar Bawaslu Malut tegas dalam menyikapi persoalan ini,” katanya menambahkan.

Berita Lainnya
Pemkot Ternate Tuntaskan 22 Hektare Kawasan Kumuh TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) hingga akhir 2018 t...
Polres Ternate Raih Predikat Zona WBK TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberik...
Walikota ajak Masyarakat jaga Terumbu Karang di Jikomalamo TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman mengajak masyarakat untuk menjaga teru...
KNPI Tidore Canangkan Pemuda Pengawal Pemilu TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Mal...
MK Putuskan AGK-YA sebagai Gubernur dn Wakil Gubernur Malut Terpilih JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK-RI) akhirnya menetapkan pasanga...
Kanal: Maluku Utara