Loading...

GPK Maluku Utara Alihkan Dukungan ke Paslon MK-Maju

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Gerakan Pemuda Kab’ah (GPK) Maluku Utara menyatakan mudur dan bergabung dengan Pemuda Pemenang MK-MAJU. Hal ini diketahui saat menggelar konferensi pers sekaligus deklarasi dan pengukuhan untuk mendukung paslon MK-MAJU di Marikurubu, Kota Ternate, Maluku Utara. Jumat (23/2).

Deklarasi yang dilaksanakan di posko utama tim pemenang MK-MAJU yang dihadiri oleh Calon Gubernur Maluku Utara Muhammad Kasuba di dampingi ketua DPD Partai Gerindra Malut Wahda Z. Imam dan Ketua Pemenangan MK-MAJU M. Ridwan Husen.

Ketua tim pemuda pemenang MK-MAJU, Amirudin SA. Ahmad mengatakan, tetap berkomitmen melawan derasnya arus poltik demi menyelamatkan kepintingan masyarakat di Maluku Utara, yang masih berada dalam cengkraman kaum penguasa yang tidak bertanggung jawab.

“Oleh sebab itu kami dari pemuda pemenang MK-MAJU, mendeklarasikan diri dan mundur dari kepengurusan sebelumnya yakni gerakan pemuda ka’bah wilayah kerja Maluku Utara”. kata Amirudin.

Kepada tim koalisi pendukung MK-MAJU, Ia mengajak agar bekerja sama dalam memperjuangkan kemenangan yang telah ada di depan mata. “Kami yang tergabung dalam tim pemuda pemenang MK-MAJU, bukan hanya terbentuk di wilayah provinsi, namun kami juga memiliki tim pemuda pemenang MK-Maju di setiap kabupaten/kota yang ada di Maluku Utara,” ungkapnya.

Menurutnya, MK-MAJU adalah pilihan yang tepat dan layak untuk memimpin Maluku Utara demi kemajuan yang berdaulat, berkhidmat, dan berkrismatik menuju Maluku Utara yang lebih baik.

“Kami juga mengajak kepada seluruh pemuda Maluku Utara bersama-sama memperjuangkan MK-MAJU, untuk memenangkan pilgub Maluku Utara yang damai tanpa konflik dan tendesi pihak manapun. Karena sudah saatnya pemuda berjuang diatas jalur politik demi kemaslahatan ummat Maluku Utara,” ajak Amirudin.

Amirudin mengungkapkan alasannya mundur dari gerakan pemuda ka’bah (GPK). “Ini soal hati nurani seluruh pengurus sebelumnya yang pada hari ini menyatakan sikap mengundurkan diri dari Gerakan Pemuda Ka’bah,” katanya.

Selain itu, sambung Amirudin, kami yang kemudian tergabung dalam tim pemuda pemenang MK-MAJU tidak mungkin memberikan dukungan dan kerja untuk figur yang tak bisa menang dalam pertarungan Pilgub 2018.

“Kami yakin 90% MK-MAJU adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2018-2023. Sehingga 10% itu adalah kerja keras kita secara bersama,” tutupnya.

 

(fr)

Berita Lainnya
Pemprov diminta Realisasikan Pembangunan Jembatan Temadore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) diminta merealisasikan ...
Gubernur Malut Instruksikan Seluruh SKPD Fokus Kerja TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba menginstruksikan ke seluruh Satuan...
BPS: Angka kemiskinan di Maluku Utara meningkat TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat angka kemiskinan...
Empat Bulan Jasa Medis di RSUD Belum Terbayar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Halmahera Utara M...
60 Ribu Warga Halut belum Rekaman e-KTP TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku ...
Kanal: Maluku Utara Pilkada