Loading...

Halmahera Tengah diupayakan jadi Persinggahan Kapal Pesiar

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut) diupayakan menjadi tempat persinggahan wisatawan yang menggunakan kapal pesiar saat akan pergi atau kembali dari Raja Ampat, Papua Barat.

“Wisatawan yang menggunakan kapal pesiar akan melewati perairan Halmahera Tengah saat pergi atau kembali dari Raja Ampat, jadi mereka sangat dimungkinkan untuk singgah di Halmahera Tengah,”kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Halmahera Tengah, Muhammad Adam ketika dihubungi dari Ternate, Selasa.

Pulau Gebe dan pulau-pulau sekitarnya, seperti Pulau Sains adalah daerah di Halmahera Tengah yang paling memungkinkan untuk disinggahi wisatawan, karena perairannya menjadi jalur pelayaran kapal pesiar saat akan pergi atau kembali dari Raja Ampat.

Menurut dia, Pulau Gebe dan pulau-pulau kecil di sekitarnya sudah ditetapkan sebagai salah satu simpul pengembangan pariwisata di Halmahera Tengah dengan andalan pada wisata bahari, baik keindahan panorama pantai maupun bawah laut.

Bahkan, di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Gebe, selain memiliki keindahan panorama pantai dan bawah laut, juga bisa ditemukan penyuh serta burung emas yang merupakan burung endemik di wilayah itu.

Pemkab Halmahera Tengah, kata Muhammad Adam, sangat mengharapkan dukungan Pemprov Malut maupun pemerintah pusat dalam pengembangan Pulau Gebe dan pulau-pulau kecil di sekitarnya sebagai objek wisata, khususnya dari segi pembangunan infrastruktur guna menarik minat kunjungan wisatawan daerah itu.

Halmahera Tengah memiliki peran penting dalam upaya pembebasan Irian Barat yang kini bernama Papua dari Kolonial Belanda, bahkan Mantan Presiden Soeharto menyusun strategi pembebasan Irian Barat di Halmahera Tengah, jadi seharusnya pemerintah pusat memperhatikan pembangunan daerah ini, khususnya dibidang pariwisata.

Ia menambahkan, Pemkab Halmahera Tengah sendiri telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp65 miliar, untuk pengembangan pariwisata di daerah itu, di antaranya dalam bentuk pembangunan infrastruktur, tetapi anggaran itu belum memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur pariwisata di Halmahera Tengah.

Halmahera Tengah selain memiliki potensi wisata bahari, juga wisata alam seperti Telaga Nusliku, hutan lindungi yang dihuni berbagai flora dan fauna khas Halmahera, seperti Burung Bidadari dan Paruh Bengkok, serta Gua Boki Manuru.

Berita Lainnya
Tidore siapkan pembangunan pelabuhan wisata dan perikanan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) membangun s...
UNBK di Ternate Siap Digelar 22 April 2019 TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Panitia pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Ternate, Malu...
Gubernur Komitmen Dorong Ekspor Langsung dari Malut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Abdul Ghani Kasuba berkomitmen mendorong ekspor langsung dari Mal...
Polda Malut Musnahkan Puluhan Senpi Rakitan dan Miras TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Polda Maluku Utara (Malut) memusnahkan puluhan senjata api (senpi) rakitan...
Kecamatan Gane Timur Selatan Juara Umum Pada STQ Ke XXV LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke XXV Tahun 2019 tingkat Kabupa...
Kanal: Maluku Utara