Loading...

Inilah 10 Rekomendasi yang Siap Diterapkan di Seluruh Pelabuhan Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Komunitas Pers Sofifi (Kompress) menggelar seminar yang menangkat tema Meningkatkan Kepedulian terhadap Keselamatan Laut di Muara Hotel, Sabtu (06/10).

Seminar kedekatan transportasi laut tersebut melibatkan pemateri dari KSOP Kelas II Ternate, Basarnas Ternate, Ditpolair Polda Maluku Utara (Malut) dan Komandan TNI-AL Ternate melahirkan 10 rekomendasi yang siap diterapkan di pelabuhan Kota Ternate dan Kabupaten Kota lainnya di Maluku Utara.

Ke-10 rekomendasi itu, diantaranya:

Pertama, setiap keberangkatan speedboat dari pelabuhan Ternate menuju Sofifi, Jailolo, Rum Tidore dan pelabuhan Gita, wajib  menggunakan life Jacket sebelum berangkat.

Kedua, setiap speedboat wajib menyediakan alat keselamatan penyeberangan berupa life Jacket, senter, life body, orari dan GPS.

Ketiga, KSOP dan Dishub Provinsi setiap hari wajib memeriksa kelayakan mesin dan alat kelengkapan keselamatan, sebelum speedboat diberikan izin berlayar.

Keempat, Setiap pelabuhan wajib memberlakukan sistem tiket penumpang, yang didalamnya sudah termasuk asuransi keselamatan dari jasa raharja senilai Rp2.000. 

Kelima, KSOP dan Dishub Provinsi harus menempatkan petugas lapangan untuk melakukan pengawasan secara intensif di setiap pelabuhan speedboat yang dibantu pihak kepolisian dan Lanal Ternate.

Keenam, Pihak Kepolisian, KSOP dan Dishub setiap saat perlu dilakukan sweeping, guna mencegah anak dibawa umur yang menjadi operator speedboat.

Ketujuh, KSOP dan Dishub Provinsi segera melakukan koordinasi dengan KSOP dan Dishub kabupaten kota, guna  menerapkan program keselamatan sebagaimana yang diberlakukan di Ternate.

Kedelapan, Pemberlakuan tarif penyebrangan speedboat disesuaikan  dengan SK Gubernur, tanpa harus mengurangi seat (kursi) penumpang pada speedboat.

Kesembilan, KSOP dan Dishub Provinsi, berkoordinasi KSOP dan Dishub Kabupaten kota untuk tidak mengeluarkan surat persetujuan berlayar, bagi speedboat yang tidak layak beroperasi.

Kesepuluh, Pelabuhan semut Mangga Dua Ternate, dijadikan sebagai pilotprojekt penerapan keselamatan penyeberangan yang dimulai pada senin 8 oktober 2018.

Ketua koMPRess Maluku Utara, Rusdi Abdurrahman  mengatakan, ke-10 poin rekomendasi ini akan menjadi pegangan bersama, guna penerapan dan pengawasan oleh petugas terkait kepada semua speedboat yang ada di Kota Ternate maupun di daerah lainnya.

“Agar 10 rekomendasi ini memiliki kekuatan hukum, kita akan tindaklanjuti pada penandatanganan bersama antara Gubernur, Kapolda, Kepala KSOP dan Danlanal yang rencana digelar di pelabuhan Semut Mangga Dua Senin (8/10) pagi besok,” katanya.

Berita Lainnya
Empat Bulan Jasa Medis di RSUD Belum Terbayar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Halmahera Utara M...
60 Ribu Warga Halut belum Rekaman e-KTP TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku ...
Gunung Ibu Meletus, BNPB: Status Tetap Waspada JAILOLO, TAJUKTIMUR.COM - Gunung Ibu yang berada di Halmahera Barat, Maluku Utara meletus pada pukul...
Pemprov Malut Usulkan Pemberhentian Bupati Haltim TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) mengusulkan proses pemberhentian ...
Pascagempa, PLN Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - PT PLN ULP Bacan, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) menerap...
Kanal: Maluku Utara