Loading...

Kapolda: Jangan Ciptakan Ketegangan Selama Proses Pilkada

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM —- Kapolda Maluku Utara Brigjen Nauval Yahya mengajak semua pihak yang terlibat dalam Pilkada Malut untuk bersama-sama menahan diri agar menghindari adanya ketegangan selama proses pilkada berlangsung.

“Mari bersama-sama kita jaga keamanan di Malut yang kondusif ini agar kondisi kamtibmas di daerah ini bisa terjaga hingga proses pilkada selesai,” katanya, di Ternate, Selasa.

Dia menyatakan, aparat kepolisian sedini mungkin telah mengantisipasi berbagai masalah yang terjadi mulai dari hak warga yang masuk dalam DPT hingga kecurangan selama penghitungan hasil pilkada Malut.

Menurutnya, Polda Malut mengantisipasi sedetail mungkin, agar potensi konflik bisa diminimalisir agar tidak mengganggu keamanan di wilayah Malut.

Karena itu, dalam pleno rekapitulasi hasil Pilkada Malut 7-9 Juli nanti, seluruh personel akan disiagakan agar prosesnya bisa berjalan secara aman dan damai.

Kapolda juga meminta agar jangan ada konvoi kemenangan dari pendukung paslon tertentu hingga ada keputusan secara resmi dari penyelenggara pilkada.

“Kami berharap agar pendukung empat paslon bisa bersama-sama mematuhi komitmen untuk menciptakan Pilkada Malut yang aman dan berkualitas,” kata Kapolda lagi.

Kendati demikian, sejauh ini mulai dari menugasi personelnya ke seluruh kabupaten/kota untuk mendukung pengamanan selama proses pencoblosan? pada 27 Juni 2018 hingga penghitungan hasil Pilkada Malut berlangsung dalam suasana yang kondusif.

Bahkan, personel nantinya akan melakukan pengamanan lokasi TPS dan dokumen Pilkada Malut yang akan dibawa ke pleno PPK hingga hasilnya dibawa ke KPU kabupaten/kota serta ke KPU Provinsi Malut.

Menurutnya, jumlah personel BKO di Polda Malut tetap disiagakan di seluruh polres yang masuk daerah berpotensi rawan, yakni Kota Ternate, Kepulauan Sula, Halmahera Selatan dan Halmahera Utara.

“Seluruh personel yang berada di polres kabupaten/kota masih disiagakan di seluruh daerah dalam mendukung proses pengamanan Pilkada Malut, termasuk ditempatkan setiap personel 2137 TPS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota,” ujarnya pula.

Berita Lainnya
BPS: Angka Kemiskinan di Maluku Utara Meningkat TERNATE, TAJUKTIMUR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat, angka kemiskinan di daerah ini pada akhir Maret 2018 sebesar 81,4...
Basarnas Ternate Gelar Sosialisasi Sistem Deteksi Dini TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menggelar sosialisasi tentang sistem deteksi dini ancaman bencana dalam pelayaran ma...
Halmahera Utara Siap Jadi Tuan Rumah Harganas Tingkat Provinsi Malut TOBELO, TAJUKTIMUR.COM -- Kabupaten Halmahera Utara siap menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 tahun 2018 Tingkat Prov...
Jamaah Calon Haji Malut Siap Diberangkatkan ke Embakasi Makassar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Pelepasan dan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku Utara Musim Haji Tahun 1439 Hijriah 2018 Miladiyah seba...
Kepala DKP Malut: Ada Aksi Berkedok Ancaman dan Pemerasan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Tuduhan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Daerah Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (DPD K...
Kanal: Maluku Utara Pilkada