Loading...

Kemenkop dan Dekranas Dorong Pengembangan Batik Ternate

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar aneka pelatihan kewirausahaan dari mulai wirausaha pemula (WP) hingga perkoperasian.

“Bahkan, sesuai dengan permintaan dari daerah setempat, kita juga mengadakan pelatihan membatik,” kata Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Bintang Puspayoga, di sela-sela acara Pelatihan Vocational Ketrampilan Teknis Bagi SDM KUKM bidang Desain dan Pewarnaan Batik, di Ternate, Maluku Utara, Senin (27/8/2018).

Bintang berharap agar para peserta pelatihan yang diikuti puluhan perajin dan masyarakat dapat mengikuti pelatihan dengan serius. “Harus disiplin dan aktif dalam pelatihan, agar program tersebut di Ternate ada manfaatnya untuk masyarakat, khususnya bagi pengembangan batik asal Ternate,” tandas Bintang.

Bintang optimis bahwa ke depan batik Ternate memiliki prospek yang menjanjikan. “Saya melihat ada potensi besar yang harus terus kita tumbuhkan. Saya melihat ada semangat dari masyarakat Ternate untuk mewujudkan hal itu. Bahkan, dari sisi motif dan warna batik asal Ternate memiliki kekhasan tersendiri, seperti halnya daerah lain. Baik itu batik printing maupun batik tulis,” imbuh Bintang.

Oleh karena itu, Bintang mendorong agar para perajin batik dan pelaku usaha lainnya di Ternate agar tergabung dalam satu wadah koperasi. “Karena, dengan berkoperasi maka para anggota akan mendapat banyak kemudahan dalam pengembangan usahanya, seperti akses pada permodalan, juga akses pemasaran,” tegas Bintang.

Dalam kesempatan itu pula, Bintang mengungkapkan bahwa 10 peserta terbaik pelatihan membatik akan mendapat dukungan langsung dari Kemenkop dan UKM berupa pembiayaan WP sebesar masing-masing Rp13 juta.

“Tentunya, 10 peserta terbaik ini juga nantinya akan diverifikasi lagi terkait persyaratan mendapatkan pembiayaan WP dari Kemenkop dan UKM. Misalnya, pendidikan minimal SMP dan usia tak lebih dari 45 tahun,” papar Bintang.

Sebelumnya, Bintang juga berkesempatan mengunjungi dua batik ternama di Ternate, yaitu Batik Salawaku dan Batik Tubo. Batik Salawaku memiliki khas motif burung bidadari, pala dan cengkeh, serta gunung Gamalama. Sedangkan Batik Tubo merupakan batik dengan motif khas Halmahera.

“Saya tadi mendengar langsung bahwa pasar batik Ternate selain masyarakat lokal dan turis lokal, juga disukai para turis dari Jerman, Prancis, dan Jepang. Karena, Ternate merupakan destinasi wisata sejarah yang memiliki Kesultanan Ternate yang kondang ke seluruh dunia,” pungkas Bintang.

Berita Lainnya
Masyarakat Ternate Dukung Rekomendasi MUI tentang Larangan Joget TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kalangan tokoh masyarakat di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ternate kepada pemerintah ko...
Basarnas Evakuasi KM Bajoe di Perairan Tidore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, mengevakuasi kapal KM SS Bajoe rute Ternate tujuan Kayoa, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku ...
Gubernur Abdul Gani Kasuba Pastikan PSU di Malut Aman TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba memastikan agenda pemungutan suara ulang (PSU) yang akan berlangsung di enam desa Kabupaten Halmahera Ut...
Pemkot Tidore Anggarkan Kesehatan Gratis Warga Kurang Mampu TIDORE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) menyiapkan seluruh dokumen untuk disampaikan ke DPRD setempat untuk pembahasan KUA...
Transplantasi Terumbu Karang Taman Laut Nukila Ternate TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Memeriahkan HUT TNI Ke-73, LANAL Ternate bersama POSSI Kota Ternate menggelar kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Taman Laut Nukil...
Kanal: Maluku Utara