Loading...

KNPI Tidore Canangkan Pemuda Pengawal Pemilu

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) mencanangkan Gerakan Pemuda Pengawal Pemilu untuk memaksimalkan sumber daya pemuda yang saat ini terlibat sebagai penyelenggara maupun peserta pemilu.

“Kami berharap agar pemuda konsisten melaksanakan tugasnya masing-masing, khusus yang di partai apolitik untuk menjadikan pemilu sebagai wahana edukasi bagi masyarakat,” kata Ketua DPD KNPI Kota Tikep, Muhammad Abubakar di Ternate, Kamis.

Selain itu secara struktur organisasi DPD KNPI akan memfungsikan perangkatnya termasuk yang berada di kecamatan untuk turut mengawal, mendampingi dan memfasilitasi proses penyelenggaraan tahapan pemilu termasuk temuan pelanggaran pemilu.

Dia mengatakan, Gerakan Pemuda Pengawal Pemilu ditandai dengan jalan sehat, dengan mengambil titik star dari Open Space dan finis di Pantai Tugulufa dengan jumlah peserta kurang lebih 300 orang dengan peserta yang terdiri dari Anggota DPD KNPI, Bawaslu dan perangkatnya, KPU dan Perangkat dibawahnya serta berbagai instansi, Dinas, Badan, Bagian dan Kecamatan di lingkup Pemda Kota Tidore Kepulauan.

Selain itu, Pencanangan Gerakan Pemuda Pengawal Pemilu juga dilakukan Penandatanganan Komitmen Pemuda Pengawal Pemilu 2019 bersama KPU, Bawaslu dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang berisi, Peserta Pemilu 2019 di Kota Tidore Kepulauan wajib mewujudkan Pemilu yang langsung, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Oleh karena itu, dia meminta semua pihak wajib melaksanakan kampanye pemilu yang damai, aman, tertib,berintegritas, tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang, sehingga dalam pemilu ini diutamakan saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing peserta pemilu disetiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Dia meminta semua pihak mendukung KPU dan Bawaslu untuk melaksanakan tahapan pemilu betdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pemerintah daerah wajib menjadi instrumen pemersatu bangsa. Tidak berpihak dan menjadi milik kelompok tertentu, tetapi menjadi payung kesejukan bagi kemajemukan suku, agama, budaya dan adat istiadat daerah ini.

Sehingga, kata Muhammad, dengan Gerakan Pemuda Pengawal Pemilu 2019 ini KNPI/Pemuda akan berperan aktif menjadi alat koreksi sekaligus proteksi terhadap setiap tahapan penyelenggraan pemilu 2019. Bagi KNPI bahwa Pemilu akan berkualitas jika semua komponen pemilu harus di didik secara cerdas.

Berita Lainnya
BPS: Angka kemiskinan di Maluku Utara meningkat TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat angka kemiskinan...
Empat Bulan Jasa Medis di RSUD Belum Terbayar TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Halmahera Utara M...
60 Ribu Warga Halut belum Rekaman e-KTP TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku ...
Gunung Ibu Meletus, BNPB: Status Tetap Waspada JAILOLO, TAJUKTIMUR.COM - Gunung Ibu yang berada di Halmahera Barat, Maluku Utara meletus pada pukul...
Pemprov Malut Usulkan Pemberhentian Bupati Haltim TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) mengusulkan proses pemberhentian ...
Kanal: Maluku Utara