Loading...

KPU Sulit Buka Dokumen Pilkada Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut) kesulitan membuka dokumen untuk dibawa ke sidang sengketa pilkada daerah itu di Mahkamah Konstitusi (MK), karena ruang penyimpannya dikunci oleh anggota Polda Malut.

“Memang, sesuai jadwal, hari Senin (30/7), batas waktu memasukkan dokumen hasil pilkada Malut ke MK, tetapi ruang penyimpanan dokumen pilkada di KPU Malut ditutup oleh Polda Malut,” kata Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo di Ternate, Sabtu lalu.

Menurut dia, pihaknya telah menghubungi Polda Malut melalui Direktur Operasional Polda Malut, Kombes Pol Juhari, tetapi bersangkutan menyarankan seluruh saksi harus hadir saat membuka dokumen hasil pilkada Malut tersebut.

Tetapi saat semua saksi diundang, Polda Malut beralasan agar sebaiknya dokumen itu dibuka pada Senin pekan depan, padahal saat itu sidang sengketa pilkada Malut berlangsung.

Syahrani menyayangkan sikap Polda Malut yang terkesan mengatur proses pilkada, padahal ini ranahnya penyelenggara pemilu.

Bahkan, dirinya heran dengan sikap Polda Malut, karena sesuai ketentuan saat KPU bersama Bawaslu Malut membuka dokumen hasil pilkada tidak mewajibkan seluruh saksi untuk hadir, karena hasil pilkada Malut ini sudah diketahui, bahkan data dan dokumen telah dimiliki para saksi.

Selain itu, kata Syahrani, Polda Malut juga mengunci ruangan yang menyimpan dokumen hasil pilkada Malut di Kantor KPU tanpa sepengetahunan Komisioner KPU Malut.

“Ini data penyelenggara yang diminta hakim MK, tetapi kalau Polda Malut tetap saja tidak membukanya, maka kami tetap melaporkan ke KPU Pusat dan hakim MK terkait dengan masalah ini,” kata Syahrani.

Oleh karena itu, dengan suasana seperti ini, maka pihaknya akan menyampaikan ke KPU Pusat serta Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) saat persidangan sengketa pilkada Malut.

Syahrani menyatakan, dokumen hasil pilkada Malut itu meskipun tidak dibawa, seluruh saksi dan Bawaslu Malut telah mengantonginya, sehingga tidak terlalu berpengaruh dalam sidang di MK nanti.

Berita Lainnya
KPU Tidore Gugurkan 35 Bacaleg di Penetapan DPS TIDORE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggugurkan 35 bakal calon legislatif (bacaleg) 2019 melalui...
Orangtua Siswa di Ternate Menolak Imunisasi MR TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah orang tua siswa di Ternate, Maluku Utara (Malut) menolak anaknya untuk mengikuti imunisasi measles dan rubella (MR)...
Puteri Indonesia 2017 Kunjungi Kota Tidore Kepulauan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Puteri Indonesia Tahun 2017, Bunga Jelita Ibrani bersama 19 Finalis Puteri Kampus Universitas Khairun (Unkhair) Ternate 2018...
Gelar Aksi Protes, Massa Robohkan Pintu Pagar Kantor Bupati Morotai MOROTAI, TAJUKTIMUR.COM - Massa mengatasnamakan Barisan Orang Morotai (BOM) merobohkan pintu pagar Kantor Bupati Morotai, saat mereka menggelar aksi p...
KPU Biak Numfor Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih BIAK, TAJUKTIMUR COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Biak Numfor menetapkan Herry Ario Naap-Nehemia Wospakrik sebagai pasangan bupati dan wakil bupati t...
Kanal: Maluku Utara Pilkada