Loading...

Malut Masuk Program Prioritas Nasional

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Sejumlah proyek infrastruktur yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) kepada Presiden Joko Widodo, saat berkunjung ke daerah ini beberapa waktu lalu, masuk dalam program prioritas nasional.

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba di Ternate, Selasa, mengatakan sudah ada surat dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) kepada Pemprov Malut yang menyebutkan bahwa usulan proyek infrastruktur yang diajukan Pemprov Malut telah masuk dalam proyek prioritas nasional.

Proyek infrastruktur usulan Pemprov Malut yang masuk dalam proyek prioritas nasional itu di antaranya pengembangan tiga bandara di Malut yakni Bandara Leo Wattimena Morotai, Bandara Kuabang Kao di Kabupaten Halmahera Utara dan Bandara Usman Sadik di Kabupaten Halmahera Selatan.

Menurut Gubernur, ketiga bandara itu akan dikembangkan selain untuk mendukung kelancaran transportasi udara, juga untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata serta ekspor dari Malut, khusus ekspor perikanan.

Selain pengembangan ketiga bandara tersebut ada pembangunan dua bandara baru yakni bandara di Pulau Obi, Halmahera Selatan dan bandara di Taliabu di Kabupaten Pulau Taliabu, namun pembangunan kedua bandara ini akan dilaksanakan setelah pengembangan ketiga bandara itu.

Usulan proyek infrastruktur lainnya yang juga masuk dalam proyek nasional, kata Gubernur, adalah pembangunan infrastruktur jalan lingkar pulau Halmahera, jalan lingkar Pulau Bacan, jalan lingkar Taliabu, jalan lingkar Mangoli dan jalan lingkar Salabesi dengan panjang keseluruhan 1.000 meter lebih.

Selain itu, proyek pembangunan infrastruktur di kota Sofifi, ibu kota Provinsi Malut seperti pembangunan pelabuhan peti kemas, pelabuhan feri, pembangunan jalan, pembangunan rumah sakit rujukan serta pembangunan irigasi pertanian dan sarana perikanan.

“Proyek infrastruktur yang diusulkan Pemprov Malut tersebut akan dimulai dianggarkan pemerintah pusat secara bertahap mulai 2018 dan ini jelas akan memberi kontribusi bagi kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Malut,” katanya tanpa menyebutkan total anggaran yang dibutuhkan semua proyek yang diusulkan tersebut.

(ant/and)

Berita Lainnya
BPS: 216 Desa di Malut Tercemar Limbah Pertambangan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM , Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) menyatakan, sebanyak 216 ...
BPS Catat Potensi 1.196 Desa di Maluku Utara TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat hasil Potensi Des...
Pemkot Ternate mulai bangun Plaza Gamalama TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Maluku Utara,...
Dandim 1508/Tobelo Membuka Apel Danramil Dan Babinsa Tersebar TIBELO, TAJUKTIMUR.COM - Dalam rangka meningkatkan pembinaan teritorial sebagai fungsi utama TNI-AD,...
Prajurit TNI di Maluku Utara Tanam Ribuan Pohon TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Prajurit TNI dari Korem 152/Babullah dan jajaran Kodim melaksanakan kegiat...
Kanal: Maluku Utara