Loading...

Pemkot Ternate Bangun RSUD Buat Warga Pesisir

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pesisir dalam upaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat umumnya, khususnya warga pesisir dan pulau-pulau di wilayah Kota Ternate.

“Kota Ternate belum memiliki RSUD, sehingga pasien dari puskesmas di Ternate, termasuk dari pulau-pulau seperti Pulau Hiri dan Pulau Moti jika dirujuk harus ke RSUD Chasan Boesoeri Ternate milik Pemprov Malut,” kata Wali Kota Ternate Burhan Abdurrahman di Ternate, Kamis.

RSUD yang akan dibangun Pemkot Ternate tersebut disebut RSUD pesisir karena dibangun di pinggir pantai, tepatnya di kawasan reklamasi pantai Kalamata dan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan.

Menurut Wali Kota, pasien dari daerah pesisir dan pulau-pulau di wilayah Kota Ternate ketika dirujuk ke RSUD pesisir itu bisa langsung dibawa ke dalam rumah sakit melalui pelabuhan khusus tanpa harus menggunakan mobil ambulance atau angkutan lainnya.

Pemkot Ternate mengharapkan dukungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam pembangunan RSUD pesisir tersebut, terutama dalam penyediaan anggarannya karena APBD Ternate sangat terbatas, bahkan pada APBD perubahan 2018 ini masih defisit Rp30 miliar lebih.

Pemerhati kesehatan di Ternate Rusman memberi apresiasi kepada Pemkot Ternate atas rencana membangun RSUD pesisir tersebut, namun diharapkan dalam pengelolaannya menerapkan sistem Badan Layanan Umum (BLU) untuk memaksimalkan pelayanan kepada pasien.

Kalau RSUD itu tetap menerapkan pola seperti RSUD Chasan Boesoeri Ternate atau RSUD kabupaten/kota lainnya maka dapat dipastikan pelayanan kepada pasien, termasuk pemenuhan hak-hak dokter dan tenaga medis tidak akan berjalan secara maksimal.

“Masalahnya RSUD seperti itu setiap dana yang masuk dari jasa pelayanan kepada pasien harus disetor ke kas daerah baru kemudian dikembalikan ke RSUD yang tidak jarang membutuhkan waktu berbulan-bulan sehingga sangat mengganggu kelancaran pelayanan di RSUD,” katanya.

Sedangkan menerapkan sistem BLU, seluruh dana yang diterima RSUD akan dikelola sendiri oleh RSUD, sehingga setiap kebutuhan dana untuk operasional RSUD, seperti pengadaan obat dan fasilitas kesehatan, termasuk honor dokter dan tenaga medis langsung dieksekusi oleh RSUD.

Berita Lainnya
Bupati Halsel Gelar Syukuran Bersama Masyarakat Desa Bibinoi LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Keluarga Besar Bupati Halmahera Selatan (Halsel) H. Bahrain Kasuba, menggelar acara syukuran atas kepulangan Bupati Halsel y...
KPU Siapkan Jadwal Pelaksanaan PSU Pilkada Malut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara akan menyiapkan jadwal pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil...
Kepulauan Sula Dorong Program Mina Wisata SANANA, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Kelautan Perikanan dan Lingkungan Hidup (DKPLH) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara (Malut) mendorong progr...
Nelayan Ternate Minta Bantuan Kapal Tidak Dikurangi TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Para nelayan di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat untuk tidak mengurang...
Pemkab Halsel Serahkan Santunan bagi Keluarga Nelayan LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) Hi Bahrain Kasuba menyerahkan santunan klaim asuransi nelayan kepada ...
Kanal: Maluku Utara