Loading...

Pemkot Ternate Salurkan Bantuan Ke Palu dan Donggala

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara menyalurkan bantuan bagi masyarakat korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, berupa uang dan pakaian layak pakai.

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, penyaluran bantuan dari Pemkot Ternate, ASN, DPRD, dan masyarakat itu dibawa langsung oleh 13 personel ke Palu.

Bantuan yang diberikan ini adalah uang tunai dan pakaian yang layak dipakai, begitu juga dengan bahan makanan yang terdiri dari mie instan, air mineral dan bahan makanan lainnya.

Bantuan yang merupakan wujud persaudaraan itu tidak hanya dalam bentuk barang, tapi akan lebih baik lagi dibarengi dengan doa agar tidak ada lagi bencana alam yang berikutnya.

“Supaya beban pikiran orang-orang di sana bisa berkurang, maka masyarakat Kota Ternate dan pemerintah selalu berdoa agar keadaan yang ada di Palu dan Donggala bisa pulih seperti semula dan bisa beraktivitas dengan baik,” ujarnya.

Untuk mewujudkan itu, Wali Kota meminta harus ada petugas untuk diberangkatkan ke Palu, antara lain dari Dinas Kesehatan dan TNI.

“Supaya sumbangan yang diberikan bisa? bermanfaat bagi masyarakat di?sana dan semoga bermanfaat untuk orang yang mengalami musibah bencana alam di Palu dan Donggala,” katanya.

Bantuan yang disalurkan adalah mie instan 150 dos, mie goreng 50 dos, mie cup sebanyak 50 dos, air mineral gelas 800 dos, minyak kelapa 25 gelang, ikan kering (teri) 250 Kg, ikan asap 40 pak, pakaian layak pakai 30 kodi/karung.

Sebelumnya, Pemkot Tidore Kepulauan menyalurkan bantuan sebanyak 7 ton bantuan untuk korban bencana alam yang menimpa Sulawesi Tengah khususnya di daerah Palu dan Donggala, yang dikumpulkan di beberapa posko bantuan telah disalurkan berupa pakaian layak pakai, makanan siap saji dan uang tunai senilai Rp77,727 juta.

Kordinator Penggalangan Bantuan Bencana Palu dan Donggala Abdullah Djumati menyebutkan, relawan penyalur bantuan yang dilepaskan Wali Kota Tidore dan Jojagu Kesultanan, Amin Faroek, sebanyak 11 orang relawan bertolak dengan menggunakan kapal perintis yang dibawa 11 relawan tersebut diperkirakan selama 10 hari berada di Palu dan Donggala.

Berita Lainnya
Masyarakat Ternate Dukung Rekomendasi MUI tentang Larangan Joget TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kalangan tokoh masyarakat di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ternate kepada pemerintah ko...
Basarnas Evakuasi KM Bajoe di Perairan Tidore TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, mengevakuasi kapal KM SS Bajoe rute Ternate tujuan Kayoa, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku ...
Gubernur Abdul Gani Kasuba Pastikan PSU di Malut Aman TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba memastikan agenda pemungutan suara ulang (PSU) yang akan berlangsung di enam desa Kabupaten Halmahera Ut...
Pemkot Tidore Anggarkan Kesehatan Gratis Warga Kurang Mampu TIDORE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) menyiapkan seluruh dokumen untuk disampaikan ke DPRD setempat untuk pembahasan KUA...
Transplantasi Terumbu Karang Taman Laut Nukila Ternate TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Memeriahkan HUT TNI Ke-73, LANAL Ternate bersama POSSI Kota Ternate menggelar kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Taman Laut Nukil...
Kanal: Maluku Utara