Loading...

Pemkot Tikep Dukung Beroperasinya Perahu Motor Rute Ternate-Tidore

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) mendukung beroperasinya perahu motor yang mengangkut sepeda motor melintasi perairan Tidore-Ternate.

“Perahu motor yang melayari perairan Tidore-Ternate selain sebagai mata pencaharian warga, juga merupakan salah satu muatan lokal daerah yang perlu diselamatkan,” kata Wakil Walikota Tikep, Muhammad Sinen, di Pulau Maitara, Kamis (23/8/2018).

Menurutnya, pasca dilarangnya perahu motor atau dalam istilah lokal yang dikenal dengan motor kayu ini, sejumlah juragan perahu motor mendatanginya untuk bersua dan, dalam kesempatan tersebut, wakil wali kota kemudian meminta agar para juragan perahu motor untuk tetap beroperasi seperti biasanya.

“Saya bilang ke juragan agar tetap beroperasi seperti biasanya, karena motor kayu sudah puluhan tahun digunakan sebagai warga setempat sebagai mata pencaharian. Disampingnya itu juga, motor kayu ini merupakan salah satu kearifan lokal yang perlu diselamatkan,” kata Muhammad Sinen.

Ia mengakui jika sebelumnya larangan terhadap motor kayu ini sudah dilakukan koordinasikannya dengan pihak Syahbandar.

“Saya sudah sampaikan ke Syahbandar agar motor kayu ini harus tetap dioperasikan seperti biasa. Bahkan saya bilang, dalam sejarah puluhan tahun motor kayu yang melayari Tidore – Ternate sudah berapa terjadi kecelakaan laut,” katanya.

Akan tetapi dalam kesempatan ini juga, wakil walikota Muhammad Sinen turut menghimbau agar muatan sepeda motor yang menjadi titik fokus atas larangan berlayar ini perlu dikurangi dari jumlah sebelumnya.

“Saya minta agar angkutan sepeda motor di motor kayu perlu dikurangi, guna menghindari terjadinya kecelakaan laut,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), melarang kapal berukuran kecil rute Tikep-Ternate untuk mengangkut sepeda motor, karena sangat membayakan keselamatan para penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tikep, Daud Muhammad ketika dikonfirmasi menyatakan, sudah melarang kapal kecil angkut sepeda motor sesuai hasil kesepakatan dalam rapat bersama yang dilakukan antara beberapa instansi terkait bersama pemilik juragan perahu motor, tetapi kenyataannya kesepakatan tersebut justeru dilanggar pihak juragan perahu motor, buktinya, sepeda motor tetap diangkut perahu motor.

Berita Lainnya
Bupati Halsel Gelar Syukuran Bersama Masyarakat Desa Bibinoi LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Keluarga Besar Bupati Halmahera Selatan (Halsel) H. Bahrain Kasuba, menggelar acara syukuran atas kepulangan Bupati Halsel y...
KPU Siapkan Jadwal Pelaksanaan PSU Pilkada Malut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara akan menyiapkan jadwal pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil...
Kepulauan Sula Dorong Program Mina Wisata SANANA, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Kelautan Perikanan dan Lingkungan Hidup (DKPLH) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara (Malut) mendorong progr...
Nelayan Ternate Minta Bantuan Kapal Tidak Dikurangi TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Para nelayan di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat untuk tidak mengurang...
Pemkab Halsel Serahkan Santunan bagi Keluarga Nelayan LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) Hi Bahrain Kasuba menyerahkan santunan klaim asuransi nelayan kepada ...
Kanal: Maluku Utara