Loading...

Terjadi Keterlambatan Gaji PNS, Gubernur: Harus Bersabar

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Gubernur Maluku Utara (Malut), KH Abdul Ghani Kasuba meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov Malut bersabar, jika sampai saat ini belum menerima gaji.

“Jadi PNS harus bersabar, orang tidak pernah dapat gaji saja bersabar, kalau tidak bisa bersabar sudah terlalu lagi, jadi saya kira PNS harus sabar,” kata Gubernur di Ternate, Rabu.

Menurut orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi Malut itu, kendala terjadinya keterlambatan pembayaran gaji PNS dikarenakan Pemprov mau menerapkan sistem pembayaran non tunai bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang ternyata belum siap.

Sebab, sampai saat ini baru ada 4 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sudah siap sehingga SKPD lain yang belum siap akan kembali ke pembayaran manual atau secara tunai.

“Jadi selesai, dan yang lain kembali ke manual sampai sistem rampung baru kita terapkan non tunai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Bambang Hermawan saat dikonfirmasi mengatakan adanya penggantian manajemen bank, dari sebelumnya bank Mandiri ke BPD Maluku-Malut, karena Pemprov ada tanggung jawab untuk mengembangkan bank daerah sesuai permintaan dari Kementerian Keuangan.

“Memang, pada awal pelaksanaan ini, rupanya bank (Maluku-Malut) ini tidak siap. Jadi kendalanya disitu karena dia tidak siap baik dari teknologi maupun dari SDM nya sehingga pada awal-awal ini jadi gagap. Jadi ada beberapa SKPD yang ?memang kita inikan bank baru untuk gaji non tunai baru empat SKPD belum terlalu banyak, yang lain itu masih manual,” kata Bambang.

Sedangkan, SKPD tersebut diantaranya, Inspektorat, Sekretariat Daerah, BPKPAD dan BAPPEDA sementara yang lainnya masih dilakukan pembayaran secara manual.?

“Empat SKPD itu juga tidak ada yang di BPD, kalau Inspektorat di BSM, Sekretariat Daerah di bank Mandiri BPKPAD itu di bank BRI. Nah ini sistem clearing dan pengujian belum istilahnya satu persepsi lah. Oleh karena itu ada keterlambatan-keterlambatan,” ujarnya.

Berita Lainnya
Maluku Utara masuk zona rawan konflik Pemilu TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Polda Maluku Utara (Malut) menyatakan provinsi ini masuk dalam zona rawan ...
Kepulauan Sula fokus budi daya ikan dan rumput laut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepuluan Sula, Maluku Utara, ...
Muhammad Kasuba akan Wujudkan Malut Lebih Sejahtera LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari P...
Pengamat: Masyarakat Menanti Kejutan Debat Capres tanpa Kisi-Kisi TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Minggu malam...
Wali Kota Ternate Agendakan Triathlon Jadi Event Tahunan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Walikota Ternate Burhan Abdurahman mengagendakan event perlombaan Triathlo...
Kanal: Maluku Utara