Loading...

Tidak Masuk DPT Pilgub? Ini Penjelasan KPU Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut) mendistribusikan kertas surat suara untuk pemilihan gubenur (pilgub) Malut 2018. Seluruh kertas suara telah tiba di sepuluh kabupaten dan kota di Malut pada Kamis lalu (31/5/2018).

Jumlah kertas suara mencapai 766.442 lembar. Jumlah itu lebih banyak dari jumlah calon pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Malut, 747.719 yang disahkan KPU untuk menyalurkan suara pada 27 Juni mendatang.

Jadi, ada kelebihan 18.723 lembar. Dan jumlah itu jelas penurunan dari pilgub Malut pada 2013 yang daftar calon pemilih dalam DPT mencapai 813.325 jiwa.

Adapun rekapitulasi kertas suara yang sudah dikirim adalah 73.002 lembar untuk Halmahera, Halmahera Selatan 144.753 lembar, Halmahera Tengah 33.809 lembar, Halmahera Timur 56.281 lembar, Halmahera Utara 132.802 lembar, Kepulauan Sula 58.389 lembar, Ternate 116.971 lembar, Tidore Kepulauan 68.674 lembar, Morotai 45.315 lembar, dan Pulau Taliabu 36.446 lembar.

Dari distribusi itu, sisa surat suara di Halmahera Barat mencapai 1.781 lembar, Halmahera Selatan 3.531, Halmahera Tengah 825, Halmahera Timur 1.297, Halmahera Utara 3.240, Kepulauan Sula 1.424, Kota Ternate 2.853, Kota Tidore Kepulauan 1.702, Pulau Morotai 1.105, dan Pulau Taliabu sebanyak 889 lembar.

Sementara itu, Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo menyatakan penurunan drastis jumlah calon pemilih dalam DPT untuk pilgub 2018 dibanding edisi 2013 adalah persoalan data KTP elektonik. Ada warga yang belum melakukan perekaman data untuk KTP elektronik.

Selain itu, ada pula calon pemilih yang tak punya identitas. Bahkan KPU Malut menemukan 7.000 jiwa yang masuk dalam daftar pemilih ganda pada DPT 2013 dan Daftar Pemilih Sementara 2018.

KPU Malut pun sudah mencoret mereka dari DPT Pilgub Malut 2018. Dari sana KPU Malut pun langsung menetapkan ada 747.719 pemilih yang sah untuk menyalurkan suaranya dalam pilgub Malut 2018.

Syahrani optimistis data yang dimasukkan melalui proses tahapan hingga pleno itu sudah sesuai aturan. Syahrani mengatakan warga Malut yang tidak masuk DPT itu akan disertakan ke dalam daftar pemilih tambahan pada 27 Juni nanti.

“Dia masih dapat menyalurkan hak suaranya pada saat pemilihan nanti. Dia bisa memilih pada hari H, tapi pada jam terakhir setelah seluruh warga yang namanya masuk dalam DPT melakukan pemilihan atau 1 jam sebelum TPS tutup,” kata Syahrani.

“Yang bersangkutan bisa memilih asal membawa KTP elektronik atau surat keterangan dari Dinas Catatan Sipil, itu pun kalau surat suara masih ada,” katanya.

Syahrani menambahkan, surat suara tersebut tidak diperuntukkan bagi DPT tambahan. Surat suara yang tiba tersebut jumlahnya sesuai rincian kebutuhan pada DPT.

“Kita sudah lakukan pemutakhiran data berulangkali, ternyata masih ada warga yang tidak terdata. Jadi kami sarankan bila kehabisan surat suara pada saat pencoblosan nanti, maka (pemilih tambahan yang tidak masuk DPT) akan dialihkan ke TPS terdekat yang masih ada surat suaranya,” katanya lagi.

Berita Lainnya
Bawaslu Minta Gubernur Malut Tunda Kunjungan ke Daerah PSU TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut) meminta Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba (AGK) untuk tidak melakukan kunjungan kerja (kuker...
KPU bersama Bawaslu Malut Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (MALUT) bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Malut, menggelar deklarasi kampaye dam...
Pemkot Tidore Targetkan Rp4 Miliar Pendapatan Sektor Perikanan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perikanan pada 2019 mengalami peningkata...
KPU Malut: Ada 5 Surat Suara di Pemilu 2019 TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) hingga saat ini terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama masyarakat Malu...
Pertamina Cek Penyediaan Premium di SPBU Malut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina MOR VIII berjanji mengecek penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang tidak terjual di SPBU, menyusul adanya laporan me...
Kanal: Maluku Utara Pilkada