Loading...

Wakil Bupati Halsel Dukung MK-Maju, Bahrain Kasuba: “Orang Tua Didahulukan”

LABUHA (TAJUKTIMUR.COM) – Saling mendukung jagoan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara terjadi antara petinggi di Kabupaten Halmahera Selatan.

Bupati Bahrain Kasuba yang secara terang-terangan mendukung paslon AGK-YA dengan alasan Gubernur adalah atasan Bupati. Lain halnya, dengan Wakil Bupati Iswan Hasjim yang menjagokan Mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode yakni Muhammad Kasuba (MK) karena balas budi.

Iswan Hasyim mengatakan, selama dua periode menjabat, Muhammad Kasuba (MK) berperan terhadap karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Selama tujuh tahun saya berkarier di birokrasi hingga menjadi wakil bupati, semua itu tidak terlepas dari peran MK, jadi saya sudah niatkan untuk mendukung beliau di moment Pilgub ini,” ungkapnya ketika ditemui media di ruangannya.

Diketahui, Iswan Hasyim merupakan kader Partai Hanura. Secara tegas ia siap membelot dari keputusan partainya.

Iswan berdalih, dukungan partai Hanura saat ini mendukung kandidat berbeda. Hanura Versi Daryatmo mendukung Abdul Gani Kasuba-M. Al Yasin Ali (AGK-YA), sedangkan versi Oesman Sapta Odang mengusung Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (Bur-Jadi).

“Dengan posisi seperti maka saya, tetap dan komitmen untuk memenangkan MK-Maju,” kata orang nomor dua di kabupaten Halmahera Selatan ini.

Selain siap menjadi juru kampanye saat MK-Maju berkampanye di Halmahera Selatan, Ia juga berkomitmen akan memenangkan MK-Maju di beberapa daerah seperti Ternate, Tidore Kepulauan, dan Halmahera Barat.

“Kalau di Halsel semua konsolidasi untuk menangkan AGK, maka saya tetap di MK-MAJU,” jelasnya.

Iswan Hasyim menjamin, perbedaan pilihan politik dengan Bupati Bahrain Kasuba tidak akan berimbas apapun pada situasi birokrasi Halmahera Selatan.

“Saya melihat perbedaan secara profesional, sebagai politisi. Birokrasi tetap solid dan tidak ada masalah,” katanya.

Mendengar pernyataan Iswan Hasyim, Bupati Bahrain Kasuba berdalih bahwa dalam adat Tobelo-Galela (Togale), orang yang tua selalu di dahulukan.

“Sebab dalam adat Togale tetap dahulukan yang tua. AGK selaku yang tua harus diutamakan, bukan MK. Wabup bicara soal jasa bagaimana? Sedangkan saya yang satu darah dengan MK tidak bilang apa-apa,” katanya.

(fr)

Berita Lainnya
Tidore siapkan pembangunan pelabuhan wisata dan perikanan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) membangun s...
UNBK di Ternate Siap Digelar 22 April 2019 TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Panitia pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Ternate, Malu...
Gubernur Komitmen Dorong Ekspor Langsung dari Malut TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Abdul Ghani Kasuba berkomitmen mendorong ekspor langsung dari Mal...
Polda Malut Musnahkan Puluhan Senpi Rakitan dan Miras TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Polda Maluku Utara (Malut) memusnahkan puluhan senjata api (senpi) rakitan...
Kecamatan Gane Timur Selatan Juara Umum Pada STQ Ke XXV LABUHA, TAJUKTIMUR.COM - Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke XXV Tahun 2019 tingkat Kabupa...
Kanal: Maluku Utara Pilkada