Loading...

Ambon Wakili Indonesia di World Proef 2018

AMBON, TAJUKTIMUR.COM —- Pemerintah Kota Ambon mewakili Indonesia untuk memperkenalkan budaya dan pariwisata Maluku di ajang World Proef di Apeldorn, Belanda 2018.

Acara dikemas dalam bentuk pasar rakyat, berisi berbagai macam kuliner dan budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antarnegara,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Pemkot Ambon Joy Adriaansz di Ambon, Sabtu.

Pemkot Ambon bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat berpartisipasi dalam ajang tersebut untuk memperkenalan budaya dan pariwisata Maluku dengan menampilkan tarian, musik, budaya daerah setempat.

Selain itu, memperkenalkan potensi sumber daya alam Maluku dalam rangka kerja sama antarnegara yang saling menguntungkan, guna meningkatkan kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya Maluku, da meningkatkan iklim investasi serta percepatan dukungan pembangunan infrastruktur daerah.

Ia mengatakan World Proef diselenggarakan Gelre Assocoation International yang merupakan kelanjutan keberhasilan penyelengaraan pada 2017, sebagai upaya mempromosikan seni budaya Maluku kepada publik Belanda dan wisatawan Eropa.

Pelaksanaan World Proef 2018 juga untuk promosi turisme serta dilakukan pertemuan teknis tindak lanjut kerja sama bidang infrastruktur dengan Kementerian Infrastruktur dan Lingkungan Belanda AMS (Amsterdam Institute for Advance Metropolitan Solution).

Selain itu, katanya, dengan beberapa lembaga yang bersedia mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur di Kota Ambon.

Ia juga menyebut tentang berbagai kegiatan yang juga difasilitasi languung oleh Kedutaan Besar RI di Den Haag, Belanda.

“Khusus untuk promosi seni dan budaya, pihak Kedutaan Besar RI di Den Haag maupun panitia penyelengara, juga telah menyatakan kesediaan memfasilitasi perluasan kerja sama tersebut ke provinsi lain sekitar Apeldorn, yaitu Deventer dan Epe,” katanya.

Dia mengharapkan dengan keikutsertaan Kota Ambon pada World Proef maupun pertemuan teknis rencana kerja sama, dapat membuka akses kerja sama yang lebih luas dan bermanfaat bagi Kota Ambon dan Maluku.

“Ajang ini juga diharapkan dapat meningkatkan `awareness` masyarakat Belanda terhadap potensi kerja sama di berbagai sektor dengan Indonesia, sekaligus mendekatkan hubungan baik masyarakat kedua negara,” kata Joy.

Berita Lainnya
Polres: Pengungkapan kasus Narkoba di Ambon Melebihi Target AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sejak Januari ...
Film Dokumenter asal Ambon Raih Penghargaan Youth Sineas Award 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Film Dokumenter Pendayung Terakhir karya anak muda Ambon dari komunitas film Obscura Alhazen yang disutradarai Ali B. Kilbaren, berhasil menyabet ...
Pendaftar CPNS di Kota Ambon Capai 1.739 Orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Ambon telah mencapai 1.739 orang. "Sampai hari ini jumla...
Bulog Maluku Dukung Gagasan Pusat Logistik Daerah AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Perum Bulog Maluku Arif Mandu mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung gagasan Menko Maritim untuk membangun pusat logistik di daerah...
DPRD Ambon Lantik Dua Anggota PAW AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Ambon James Maatita melantik dua anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014 - 2019. P...
Kanal: Maluku