Loading...

BI Siapkan Rp7,3 Miliar untuk Kas Keliling di Maluku dan NTT

SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM – Bank Indonesia (BI) menyiapkan modal Rp7,3 miliar dalam Ekspedisi Kas Keliling Pulau Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di wilayah perairan Provinsi Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Untuk Ekspedisi Kas Keliling kali ini kami siapkan Rp7,3 miliar untuk menukarkan uang lusuh milik masyarakat di pulau 3T,” kata Ketua Tim Ekspedisi Kas Keliling Pulau 3T Bonaryadi kepada Antara di Kota Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, Minggu.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kesiapan BI dalam kegiatan tersebut yang sudah dimulai sejak 1 November 2018 dan akan berakhir pada 9 November pekan depan di Kupang.

Ia mengatakan di setiap pulau 3T jumlah modal yang disiapkan berbeda-beda. Untuk Pulau Kesui di Kabupaten Seram Timur pihaknya menyiapkan Rp500an juta.

Sementara itu di pulau Kei Kecil pihaknya menyiapkan Rp2 miliaran, dengan harapan agar semua modal itu habis.

“Namun di dua pulau yang kami singgahi itu target yang diharapkan tidak tercapai,” kata dia.

Untuk Pulau Kesui kata dia, hanya tercapai sekitar Rp140 juta, sementara untuk pulau Kei Kecil dari modal yang disiapkan sebesar Rp2 miliaran, hanya tercapai sekitarRp300 juta.

Tetapi kata dia jika tak terpenuhi target di dua pulau itu, selanjutnya pada beberapa pulau lainnya di wilayah Maluku, pihaknya akan berusaha agar bisa terpenuhi target yang diharapkan.

Bank Indonesia-TNI AL kembali mengelar Ekspedisi Kas Keliling ke pulau-pulau Tertinggal, Terdepan dan Terluar.

Dalam kegiatan yang dilakukan sudah ke 48 kali ini, pihaknya akan menyinggahi tujuh pulau 3T yang ada di wilayah Maluku yang berbatasan dengan Timor Leste, serta sejumlah pulau di NTT yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia.

Kegiatan yang digelar itu berupa penukaran uang lusuh atau tak layak edar, sosialisasi ciri keaslian rupiah, serta bakti sosial berupa pengobatan gratis.

Penukaran uang lusuh bertujuan agar masyarakat di daerah atau pulau 3T dapat juga merasakan atau melihat uang baru NKRI yang baru diterbitkan oleh pemerintah.

Berita Lainnya
Retribusi Dua Pelabuhan Laut Dinilai Terlalu Memberatkan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Komisi C DPRD Maluku menyoroti tingginya nilai retribusi masuk dan parkir pa...
Harga Cengkih di Ambon Stabil AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Harga cengkih yang merupakan komoditas unggulan ekspor masih bertahan pada a...
Ketua DPRD SBB Laporkan Akun ‘Hoax’ AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, Julius Rotasouw melaporkan sebuah a...
TPID Maluku Satukan Langkah Hadapi Natal AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku mencatat, Tim pengenda...
BMKG: Waspadai Hujan Lebat di Laut Maluku AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon ...
Kanal: Maluku