Loading...

Bulog Maluku Dukung Gagasan Pusat Logistik Daerah

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Kepala Perum Bulog Maluku Arif Mandu mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung gagasan Menko Maritim untuk membangun pusat logistik di daerah.

“Dari sisi logistik kami tetap siap, selama ini peran Devisi Regional (Divre) Perum Bulog Maluku selalu menyiapkan persediaan beras guna mengisi permintaan masyarakat di daerah ini,” ujarnya di Ambon, Jumat.

Dengan beberapa gudang yang tersebar di daerah ini, Bulog Maluku siap mendukung gagasan atau usulan untuk pembangunan pusat logistik.

Dia menjelaskan, gudang Bulog Maluku tersebar di Kota Ambon sebanyak tiga gudang, kemudian di Namlea, Tual dan Saumlaki.

“Karena itu Bulog Maluku sangat siap apabila gagasan atau usulan untuk pembangunan pusat logistik di Maluku,” ujarnya.

Bulog Maluku belakangan ini, menurut Arif Mandu, sedang menunggu jawaban dari beberapa pemda kabupaten terkait ketersediaan lahan guna membangun gudang penampungan beras.

“Ini penting, bukan saja untuk mengantisipasi bencana alam seperti yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah (Tengah), tetapi juga mengantisipasi daerah rawan pangan, terutama saat cuaca ektrem di laut yang mengganggu arus transportasi,” katanya.

Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Maluku Armin Bandjar menyamopaikan hal yang sama, dimana Bulog menjalankan fungsi ganda terkait standar stok pangan strategis seperti beras dan gula.

“Saya pikir kalau usulan ini dilaksanakan bisa menjawab ketersediaan stok di daerah-daerah yang jauh dari Ambon sebagai ibu kota Provinsi sangat kuat,” katanya.

“Sebab di Ambon ada tiga unit gudang besar yang memiliki kapasitas tampung sebanyak 19.000 ton beras, yang terisi mencapai 60 sampai 90 persen, bahkan sekarang ini terisi sebanyak 90 persen,” katanya lagi.

Karena itu, usulan seperti itu terutama untuk gudang nantinya akan dibangun di daerah yang agak jauh seperti di Kabupaten Aru, Maluku Barat Daya, dan juga Seram Bagian Timur, kalau sekarang untuk Kabupaten Maluku Tengah tinggal realisasi dari Pemda setempat untuk pembebasan lahan untuk membagun ghudang disana.

“Jadi usulan untuk membangun pusat logistik di daerah Bulog Maluku sangat mendukungnya,” ujarnya.

Berita Lainnya
Polres: Pengungkapan kasus Narkoba di Ambon Melebihi Target AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sejak Januari ...
Film Dokumenter asal Ambon Raih Penghargaan Youth Sineas Award 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Film Dokumenter Pendayung Terakhir karya anak muda Ambon dari komunitas film Obscura Alhazen yang disutradarai Ali B. Kilbaren, berhasil menyabet ...
Pendaftar CPNS di Kota Ambon Capai 1.739 Orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Ambon telah mencapai 1.739 orang. "Sampai hari ini jumla...
DPRD Ambon Lantik Dua Anggota PAW AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Ambon James Maatita melantik dua anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014 - 2019. P...
Masyarakat Seram Barat Protes Eksplorasi Hutan Adat AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Masyarakat adat dari tujuh negeri, yakni Lumoli, Morekau, Piru, Neniari, Eti, Kaibobo dan Kawa di Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Ba...
Kanal: Maluku