Loading...

Dinkes Maluku Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Gugus Pulau

LANGGUR, TAJUKTIMUR.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menggelar sosialisasi pentingnya pelayanan kesehatan gugus pulau di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, di Ballroom Hotel Aurelia Kimson.

“Kegiatan ini melibatkan jajaran kesehatan Kabupaten/kota, Bapeda, dan Dinas Perhubungan,” kata Kepala Dinkes Provinsi Maluku Meikyal Pontoh, dikonfirmasi, Jumat.

Sosialisasi itu sendiri menindaklanjuti Peraturan Gubernur Maluku tentang pelayanan kesehatan gugus pulau, yang sudah ada pedomannya untuk dilaksanakan di semua kabupaten/kota se-Maluku.

Menurut Meikyal, pelayanan kesehatan atau manajemen kesehatan berbasis pulau adalah upaya untuk melakukan pendekatan aspek antarmasyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kita tau bersama bahwa Maluku adalah Provinsi kepulauan yang permasalahan utamanya adalah akses keterjangkauan. Bukan hanya keterjangkauan dengan fasilitas tetapi juga terhadap informasi kesehatan”, katanya.

Oleh sebab itu, pendekatan gugus pulau sebagai upaya untuk memecahkan persoalan yang dihadapi oleh daerah kepulauan yakni akses tersebut, dimana mengelompokkan pulau-pulau yang terdekat berdasarkan kondisi geografis, kesamaan budaya maupun sosial ekonomi menjadi satu gugus.

“Untuk kesehatan pada waktu dilakukan intervensi pelayanan kesehatan ini pendekatannya sama, misalnya pendekatan budaya untuk satu gugus,” katanya.

Pendekatan kesehatan gugus pulau tidak hanya berpatokan pada ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan atau dokter, maupun kecanggihan alat kesehatan, namun pendekatan sosial kemasyarakatan harus diupayakan.

Masyarakat harus mampu mandiri dalam menciptakan kemandirian kesehatan karena pada saat-saat tertentu mereka sulit mengakses pelayanan kesehatan.

Untuk efektifnya gugus pulau ini, maka harus ditunjang oleh instansi-instansi terkait yakni Bappeda, Perhubungan, Kominfo dan lainnya.

Ia mengungkapkan, Perda tentang gugus pulau di Provinsi sudah ada, dan ditindak lanjuti oleh perda tiap kabupaten/kota. Ketetapan hukumnya lebih kuat untuk melaksanakan pelayanan kesehatan berbasis gugus pulau tersebut.

Pelayanan kesehatan gugus pulau merupakan salah satu strategi yang sudah dilakukan beberapa kabupaten, sehingga ke depannya masyarakat dalam meperoleh kesehatan tidak langsung ke rumah sakit tetapi ke pusat gugus dulu.

“Untuk kota Tual, direncanakan ada enam gugus, Kabupaten Malra juga enam gugus, namun perlu direvisi lagi karena ada beberapa pertimbangan tergantung Kabupaten/kota untuk menetapkannya,” kata Meikyal.

Berita Lainnya
Kapolda Pastikan Gunung Botak Bersih dari Aktivitas Penambangan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa memastikan Gunung Botak, Kabupaten Buru akan bersih dari aktivitas penambangan, dengan melakukan penyisiran ...
BPOM Maluku Amankan 41.672 Produk Tidak Memenuhi Ketentuan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku menemukan 41.672 produk obat, pangan dan kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan (TMK), sehingga tida...
Polres: Pengungkapan kasus Narkoba di Ambon Melebihi Target AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sejak Januari ...
Film Dokumenter asal Ambon Raih Penghargaan Youth Sineas Award 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Film Dokumenter Pendayung Terakhir karya anak muda Ambon dari komunitas film Obscura Alhazen yang disutradarai Ali B. Kilbaren, berhasil menyabet ...
Pendaftar CPNS di Kota Ambon Capai 1.739 Orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Ambon telah mencapai 1.739 orang. "Sampai hari ini jumla...
Kanal: Maluku