Loading...

Dishub Ambon Terapkan Jam Operasional Angkutan Berat

AMBON, TAJUKTIMUR.COM —- Dinas Perhubungan Kota Ambon akan menerapkan jam operasional khusus untuk kendaraan angkutan berat guna mengurai kemacetan.
“Kita akan segera menerapkan jam operasional khusus angkutan berat, upaya ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di kota Ambon, terutama di jam kerja,” kata Plt kepala Dinas Perhubungan Ambon, Robby Sapulete, Minggu.

“Menurut dia, Peraturan Daerah (Perda) Kota Ambon nomor 5 tahun 2011 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, diatur bahwa angkutan berat seperti kontainer, trailer yang bermuatan kontainer atau tailer bermuatan berat eksavator atau yang kategorinya seperti redimix, akan dibatasi jam operasinya.

“Penerapan Perda nomor 5 tahun 2011 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, akan dimulai dengan sosialisasi, mengingat regulasinya telah dimulai sejak 2011 tetapi belum maksimal dijalankan.

“Berbagai upaya dilakukan untuk mengurai kemacetan, sebagai bentuk menajemen lalu lintas yang dilakukan dengan penerapan regulasi waktu operasional khusus angkutan berat,” katanya.

Robby menyatakan, sesuai Perda angkutan berat diperbolehkan beroperasi dari jam 10 malam hingga 5 pagi, diluar waktu yang telah ditetapkan tidak diperkenankan dan akan ditilang petugas.

Hal ini lanjutnya berlaku jika sifatnya mendesak atau darurat, tetapi harus disertai ijin Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dishub, yakni jika stok kebutuhan pokok habis, serta harus mendapat pengawalan Satlantas.

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada Pelindo, agar dapat disampaikan ke perusahan ekspedisi dan perusahan pergudangan untuk kontainer agar waktu? operasi sesuai waktu yang telah ditetapkan.

“Hal ini dibolehkan diluar jam jika kondisi darurat seperti stok kebutuhan pokok terbatas, sehingga pergerakan barang komoditas harus lebih cepat, tetapi harus ada ijin dan mendapat pengawalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Dishub Provinsi, Pelindo, Satlantas Polres Pulau Ambon dan PP Lease, Ditlantas Polda Maluku, serta KSOP terkait jam operasional angkutan berat sesuai Perda.

“Sosialisasi juga akan dilakukan mulai 14-16 Juli 2018 melalui pemasangan spanduk, baliho hingga media massa untuk menginformasikan kepada masyarakat maupun pengendara kendaraan berat,” kata Robby.

Berita Lainnya
356 Calon Jamaah Haji Dilepas Pemerintah Kota Ambon AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Sekretaris Kota Ambon Antony G Latuheru mewakili Wali Kota Richard Louhenapessy melepas 356 calon haji (Calhaj) asal ibu kota ...
Parpol Daftar Bakal Caleg di KPU Ambon AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kantor KPU Kota Ambon ramai dengan kedatangan partai politik yang ingin mendaftarkan bakal calon legislatif pada hari terakhir...
Pemerintah Kota Ambon Raih Opini WTP AMBON, TAJUKTIMUR.COM -- Pemerintah Kota Ambon, Maluku meraih opini opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun...
PDI-P Provinsi Maluku Perketat Seleksi Bacaleg AMBON, TAJUKTIMUR.COM —- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Maluku perketat proses seleksi bakal calon...
BPS: Tingkat Kemiskinan di Maluku Menurun AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat jumlah penduduk miskin di daerah ini sebanyak 320,08 ribu jiwa, atau berk...
Kanal: Maluku