Loading...

Gagal Lolos, Pasangan HEBAT Ajukan Keberatan ke KPU

AMBON (TAJUKTIMUR.COM) — Pasangan bakal calon (Balon) Gubernur dan Wagub Maluku melalui jalur perseorangan, Herman Koedoebeon – Abdullah Vanath dengan jargon “HEBAT” mengajukan keberatan terhadap keputusan KPU setempat yang memutuskan persyaratan dukungan minimal tidak terpenuhi ke Bawaslu Maluku.

Koordinator Relawan pasangan “HEBAT”, Michael Palyama, mengatakan, keberatan diajukan karena menilai terjadi ‘human error’ yang dilakukan tim KPU Maluku saat perhitungan persyaratan dukungan diajukan sebanyak 165.510 telah masuk ke Sistim Informasi Data Pencalonan (SILON) dan ternyata hanya 99.203 dinyatakan sah.

Bahkan, data terakses ke SILON itu sesuai dengan daftar B2KWK yakni sebanyak 165.510 dan ternyata berdasarkan perhitungan data KTP yang terlampir hanya 99.203.

“Kami menilai kemungkinan anggota tim mengalami kecapaian karena melakukan perhitungan setelah diajukan persyaratan dukungan pada Minggu (26/11) malam, pukul 21.30 WIT dan menghitungnya hingga Senin (27/11) siang, pukul 11.30 WIT,” ujarnya di Ambon, Selasa (28/11).

Dia keberatan karena persyaratan dukungan yang diajukan sebanyak 165.151 telah terakses ke SILON dan setelah dihitung hanya 99.203 dinyatakan sah sehingga menghentikan proses selanjutnya.

“Apalagi KPU Maluku tidak memberikan waktu untuk perbaikan sesuai ketentuan perundang – undangan agar mencapai persyaratan dukungan minimal Balon Gubernur dan Wagub Maluku jalur perseorangan harus sebanyak 122.895,” kata Michael.

Keberatan ini pun karena menilai KPU Maluku terlalu tergesa – gesa menyatakan menolak persyaratan dukungan dari pasangan “HEBAT” karena seharusnya diputuskan melalui pleno yang jadwal pengumuman dinyatakan lolos atau gugur mengikuti Pilkada dijadwalkan pada 7 Januari 2018.

Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely yang dikonfirmasi membenarkan tim pasangan “HEBAT” telah mengajukan keberatan atas kinerja dari KPU setempat.

“Saya sedang berada di Jakarta dalam rangka urusan dinas. Hanya, telah mengarahan komisioner lainnya maupun staf Bawaslu Maluku agar memproses keberatan tersebut ternyata ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi,” tandasnya.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
Ibu Negara ajari siswa PAUD Ambon pola hidup sehat AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ibu Negara, Iriana Joko Widodo bersama sejumlah pengurus Organisasi Aksi Sol...
Ibu Negara ajak perempuan Ambon Tes Papsmer AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengajak kaum perempuan di Kota Ambon untuk me...
Calon Kepala Ohoi Jalani Sumpah Adat LANGGUR, TAJUKTIMUR.COM - Para calon kepala ohoi (desa) di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menjala...
Iriana Jokowi diagendakan Kunjungi Ambon AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ibu Negara, Iriana Joko Widodo diagendakan mengunjungi Ambon, ibu kota Provi...
Ambon siap menuju Jaringan Kota Kreatif Dunia AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kota Ambon menyiapkan berbagai infrastruktur dan dokumen pendukung menuju ja...
Kanal: Maluku Pilkada