Loading...

Gelar Kegiatan Operasi Polda Ciptakan Situasi Ketertiban Masyarakat

AMBON, TAJUKTIMUR.COM —- Serangkaian kegiatan operasi yang digelar Kepolisian Daerah Maluku yang telah dijadwalkan berlangsung secara rutin dimaksudkan untuk menciptakan situasi ketertiban masyarakat.

“Sebelum digelar Operasi Ketupat Siwa Lima 2018, telah dilakukan beberapa kegiatan operasi maupun kegiatan kepolisian yang ditingkatkan seperti Operasi Keselamatan Siwalima 2018 dari tanggal 5 – 25 Maret 2018,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, Sabtu.

Operasi ini berhasil melakukan tilang kepada 772 pelanggar lalu lintas, 3.602 teguran, dan 21 kasus kecelakaan lalu lintas mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, luka berat 10 orang, dan luka ringan 23 orang serta menimbulkan kerugian materil Rp335,2 juta.

Menurut dia, Polda juga menggelar kegiatan Operasi Merah Putih Siwalima 2018 dari tanggal 23-27 April 2018 dan tidak menemukan adanya kegiatan upacara ilegal, namun ditemukan pengibaran bendera organisasi separatis pada tiga lokasi di Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Kemudian dilakukan operasi cipta kondisi Siwalima 2018 dari tanggal 12-25 Mei 2018 dimana polisi berhasil menyita 23.556 liter miras tradisonal jenis sopi, 273 botol miras pabrikan, 55 liter miras oplosan atau racikan serta menahan 33 tersangka.

“Berbagai pendekatan juga dilakukan Polda Maluku terhadap tokoh agama, tokoh adat dan stakeholder melalui program Bakumpol Bacarita Kamtibmas, sholat subuh keliling berjamaah, ibadah keliling di gereja dan pura,” kata Kabid Humas.

Saat ini masih dilakukan kegiatan Operasi Ketupat Siwalima 2018 yang bertujuan menjamin rasa aman warga dalam merayakan Idul Fitri 2018, terwujudnya situasi dan kondisi kamtibmas yang aman, kondusif dan terkendali, serta kondisi lalu lintas yang lancar.

Yang menjadi perhatian polisi selama operasi berlangsung adalah ambang gangguan seperti kebut-kebutan, tawuran antarkampung atau desa, warung dan rumah makan yang buka siang hari, sweeping ormas, sholat taraweh, buka puasa, ngabuburit, serta sahur.

Sedangkan gangguan nyata yang diantisipasi Polri adalah terorisme, aksi teror atau bom, curanmor, pencurian dengan kekerasan, pencurian berat, unjuk rasa anarkis dan kecelakaan transportasi darat, laut, serta udara.

Berita Lainnya
Kota Ambon Kembali Raih Adipura AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kota Ambon kembali menerima penghargaan Adipura kategori kota sedang dari Ke...
Perahu Cepat Milik Pemkot Tual Terbakar TUAL, TAJUKTIMUR.COM - Satu unit perahu cepat yang biasanya disebut speed boat milik Dinas Perhubung...
Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur MTB akan Ditingkatkan SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadim...
Menkeu Minta Jajaran Kementerian Tingkatkan Kinerja SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta seluruh pegawai k...
Pemkot Ambon Siap Tindak 13 ASN Terindikasi Korupsi AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap menindak 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) ...
Kanal: Maluku