Loading...

Harga Barang Meroket, Ini Komentar BI Maluku

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Pedagang di Pasar Tradisional Kota Ambon, diminta tidak menaikan harga terlalu tinggi, jelang Natal dan Tahun Baru. Sebab bila harga terlalu tinggi masyarakat akan kesulitan membelinya

“Seharusnya pedagang tidak mencari keuntungan dengan menetapkan selisih harga yang tinggi,”imbuh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, Bambang Pramasudi , Kamis (13/12/2018), menanggapi naiknya sejumlah kebutuhan masyarakat salah satunya harga cabai rawit di Pasar Kota Ambon yang sudah menembus harga Rp 150 ribu per kilogram

Dikatakan, Bank Indonesia selama ini terus berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, melalui rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID Maluku, agar ikut menjaga inflasi disaat hari besar keagamaan.

Diupayakan juga pengawasan rutin instansi berwewenang langsung ke pasar-pasar agar menghindari adanya penumpukan barang yang mungkin saja bisa dilakukan oknum pedagang maupun distributor

“TPID sepakat untuk selalu bersinergi dengan semua pemangku kepentingan di provinsi, kabupaten dan kota,”jelasnya

Bank Indonesia lanjut Pramasudi, meminta instansi terkait untuk terus berkomitmen menggelar Pasar Murah membantu meringankan beban masyarakat.

Berita Lainnya
BMKG: waspadai gelombang tinggi di laut Maluku AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon ...
Kota Ambon Kembali Raih Adipura AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kota Ambon kembali menerima penghargaan Adipura kategori kota sedang dari Ke...
Perahu Cepat Milik Pemkot Tual Terbakar TUAL, TAJUKTIMUR.COM - Satu unit perahu cepat yang biasanya disebut speed boat milik Dinas Perhubung...
Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur MTB akan Ditingkatkan SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadim...
Menkeu Minta Jajaran Kementerian Tingkatkan Kinerja SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta seluruh pegawai k...
Kanal: Maluku