Loading...

Kapolda Maluku Bentuk Tim Asistensi Operasi Mercuri

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa membentuk tim asisten operasi mercuri Siwalima 2018 dengan melibatkan para pejabat utama polda untuk mengawasi langsung penanganan persoalan di kawasan tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru.

“Tim asistensi yang melibatkan seluruh PJU polda ini secara bergilir akan bergantian selama tiga hari melakukan pengawasan langsung di kawasan tambang emas Gunung Botak dan sekitarnya,” kata Kapolda di Ambon, Rabu.

Kebijakan Kapolda dilakukan guna mengontrol dan mengawasi masuknya penambang emas tanpa izin (PETI) serta peredaran bahan kimia beracun dan berbahaya (B3).

Tim ini secara bergantian melakukan asistensi secara langsung dimana tim pertama sudah diterjunkan sejak Senin, (10/12) dan hari ini sudah kembali ke Ambon kemudian diganti oleh tim kedua.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat menjelaskan, tim pertama dipimpin Karo Ops Kombes Pol Gatot Mangkurat, Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Heru TS, Kabid TI Kombes Pol Gusti Indra dan Kabid Humas Polda Maluku.

Tim asistensi operasi Mercury ini juga dibentuk untuk mengontrol dan mengevaluasi kinerja aparat pengamanan di kawasan tambang Gunung Botak yang selama ini telah dilakukan.

“Jadi setiap tim akan bertugas selama tiga hari secara bergantian dan kalau tim pertama kembali, maka akan diganti oleh tim berikutnya sehingga berlangsung secara kontinyu.

Selain itu, tim yang dibentuk juga akan memimpin setiap kegiatan-kegiatan lapangan termasuk melakukan pertemuan dengan masyarakat adat setempat seperti yang telah dilakukan tim pertama.

“Kemarin Kami diundang masyarakat adat dan kepala kepala soa di sekitar gunung botak dan pertemuan berlangsung di Desa Waitina, Kampung Tanah Merah, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru,” jelas Kabid Humas.

Warga menyatakan selama ini tidak pernah mengetahui bahwa mercury dan sianida maupun bahan berbahaya yang digunakan berbahaya bagi kehidupan dan lingkungan hidup lainya.

Mereka sangat berterima kasih dan mendukung penindakan terhadap penambang emas ilegal serta peredaran mercury sianida dan bahan berbahaya lainnya.

Berita Lainnya
DPMPTSP Ambon Terbitkan 9.127 izin pada 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon ...
Pemkot Ambon kampanye ‘Beta Seng Mau Rokok’ AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerja sama dengan Organisasi Vital Strategi...
Gubernur Assagaff: Maluku Butuh Tenaga Konstruksi Profesional AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Said Assagaff menegaskan daerah yang dipimpinnya masih membu...
Dinkes Maluku: Tiga kasus DBD belum terkategori KLB AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Maluku, Meikyal Pontoh, menyatakan, tiga k...
BMKG: waspadai gelombang tinggi di laut Maluku AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon ...
Kanal: Maluku