Loading...

Kemenag Maluku: Agen Travel Umroh Segera Urus Izin

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Kementerian Agama (Kemenag) provinsi Maluku mengimbau travel yang bergerak dibidang usaha Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di provinsi itu wajib mengurus izin operasi.

“Pengelola travel agen umrah yang aktif dan belum terdata di Kemenang Maluku diminta untu segera mengurus izin,” kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenang Maluku, Yamin di Ambon.

Menurut dia, saat ini tiga travel telah terdaftar miliki izin dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji serta biro haji Kemenag, sedangkan yang sementara diproses tiga travel.

“Travel yang belum ada izin dikarenakan pihak travel belum melengkapi sejumlah persyaratan administrasi yang ditetapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kemenag pada prinsipnya tidak mempersulit urusan terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan kenyamanan kepada jamaah yang akan berangkat umroh.

“Kami berharap kehadiran travel umroh yang memiliki izin dari Kemenang, memberikan keyakinan bagi masyarakat Maluku bahwa travel memiliki izin yang represntatif, karena itu bagi travel yang belum memiliki izin untuk segera proses ijin guna menghilangkan keraguan masyarakat,” jelasnya.

Disinggung terkait syarat pengurusan travel yakni memiliki izin operasional dari Kemenag yang berlaku tiga tahun.

Yamin mengakui, izin travel tersebut berlaku tiga tahun dan bisa diperpanjang jika masa berlakunya selesai.

Yang harus menjadi perhatian jamaah sebelum berangkat yakin mengikuti ‘lima pasti’ pertama, pastikan travelnya berizin, pasti jadwal keberangkatan, pasti penerbanganya, pasti hotelnya dan pasti visanya.

“Jika hal ini sudah diketahui Insya Allah jamaah saat berangkat dan pulang, tidak ada persoalan,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan, standar biaya perjalanan umroh yaang ditetapkan pemerintah sebesar Rp20 juta. Jika ada perjalanan umroh di bawah Rp20 juta perlu dipertanyakan.

“Biaya yang ditetapkan pemerintah Rp20 juta, jika ada travel yang menerapkan biaya dibawah harga tersebut maka patut dipertanyakan,” kata Yamin.

Berita Lainnya
Kuota Calon PNS Ambon Sebanyak 231 orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengumumkan kuota dan kualifikasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 untuk kota terse...
Pengadilan Tinggi Gandakan Hukuman Koruptor Dana BOS AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Majelis Hakim Tipikor Kantor Pengadilan Tinggi Ambon menggandakan masa hukuman koruptor dana Bantuan Operasional Ssekolah (BOS...
Gubernur Inginkan Pos Gabungan di Gunung Botak AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Said Assagaff menginginkan pos gabungan beranggotakan personel Polri dan TNI di kawasan Gunung Botak, Kabupate...
Bea Cukai Ambon: Awal Oktober Vape Cair Wajib Dilengkapi Cukai AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah mulai 1 Oktober 2018 mewajibkan rokok elektrik atau vape likuid (cair) yang beredar dilengkapi dengan pita cukai be...
Imigrasi Ambon Pulangkan 14 Warga Negara Asing AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Imigrasi Kelas I Ambon selama periode Januari-Agustus 2018 telah memulangkan warga negara asing (WNA) asal Philipina, M...
Kanal: Maluku