Loading...

KPU Maluku Minta Masyarakat Cek DPS

AMBON (TAJUKTIMUR.COM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku mengimbau masyarakat agar mengecek nama di Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah dipajang di setiap sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Kantor Desa/Kelurahan sejak 24 Maret 2018.

“Masyarakat hendaknya aktif untuk mengecek nama masuk DPS atau tidak guna memanfaatkan hak politik untuk memilih Gubernur dan Wagub Maluku pada 27 Juni 2018,” kata Komisioner Bidang Teknis KPU Maluku, La Alwi, dikonfirmasi, Senin.

DPS Pilkada Maluku diumumkan sebanyak 1.196.182 pemilih pada 24 Maret hingga 2 April 2018.

“Jika tidak terdaftar, maka warga harus menyampaikan kepada RT,RW dan petugas PPS setempat agar bisa diperbaiki KPU kabupaten/ kota sehingga hak politik nantinya bisa tersalurkan,” ujarnya.

La Alwi juga mengingatkan KPU Kabupaten/Kota se – Maluku yang belum mengumumkan DPS agar segera menempelkannya di sekretariat PPS.

DPS pemilihan Gubernur dan Wagub Maluku diambil dari sistem informasi daftar pemilih (Sidalih).

DPS Pilkada Maluku sangat dimungkinkan untuk berubah jumlahnya, karena jika pada masa pencocokan daftar pemilih (Coklit) pada 20 hingga 18 Februari 2018 ada warga yang belum terdata atau tidak didatangi petugas pemutahiran daftar pemilih.

Selain itu, ada warga yang sudah menikah, berusia 17 tahun serta pensiun TNI/Polri atau sudah menjadi TNI/Polri dan meninggal dunia.

Pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS pada 24 Maret – 2 April 2018.

Perbaikan DPS pada 3 April2018, selajutnya penyampaiannya hasilnya kepada PPK pada 8 – 10 April 2018.

Tahapan selanjutnya adalah rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat Kecamatan dan penyampaiannya kepada KPU kabupaten/kota pada 11-12 April 2018.

Sedangkan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan diumumkan oleh PPS 29 April – 27 Juni 2018.

Catatan Antara, pasangan petahana Gubernur, Said Assagaff dan Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubun(SANTUN) dengan nomor urut 1 diusung Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS masing – masing memiliki enam keterwakilan di DPRD Maluku.

Pasangan mantan Komandan Korps Brimob, Irjen Pol. Murad Ismael – Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Barnabas Orno dengan jargon “BAILEO” yang berdasarkan undian menempati nomor urut 2 diusung Partai Gerindra, Partai Nasdem,Partai Hanura, PKB, PKP, PPP dan PAN dengan keterwakilan 27 dari 45 legislator Maluku.

Sedangkan, pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku melalui jalur perseorangan, mantan Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung, Herman Koedoeboen – mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdullah Vanath dengan jargon “HEBAT” berada di nomor urut 3.

(as)

Berita Lainnya
KPU Biak Numfor Siapkan 720 Kotak Suara BIAK, TAJUKTIMUR.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menyiapkan sebanyak 720 kotak suara untuk digunakan di tempat pemungu...
BMKG: Waspadai Angin Kencang di Selatan Maluku AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, terutama para nelayan tradisional agar mewaspadai an...
Dishub Maluku Siapkan Armada Mudik Idul Fitri AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Dinas Perhuhungan (Dishub) Maluku memastikan kesiapan armada mudik perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, baik antarapulau di daera...
MK-Maju Berbuka Puasa Bersama Tetangga di Batu Anteru TERNATE, TAJUKTIMUR.COM — Calon gubernur dan wakil gubenur Maluku Utara, Muhammad Kasuba dan Abdul Madjid Husen (MK - Maju) menggelar buka bersama den...
Ribuan Pemilik E-KTP Terancam Tidak Bisa Memilih TERNATE, TAJUKTIMUR.COM — Sedikitnya 10.000 warga Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) yang telah memiliki E-KTP terancam tidak bisa memilih pada Pilkad...
Kanal: Maluku Pilkada