Loading...

Mantan Kabid TU BPJN Maluku-Malut Dijebloskan ke Lapas Ambon

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Zadrack Ayal, mantan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabid TU) pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara tidak lagi bisa menghirup udara segar.

Terpadana tersangkut kasus korupsi anggaran pembelian lahan BPJN setempat, sebelumnya berstatus tahanan kota ini, pada Senin (25/8/2018) resmi digiring Tim Eksekutor Kejaksaan Tinggi Maluku ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ambon.

Proses eksekusi terpidana, diakui Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku, Sammy Sapulette, setelah pihak Kejaksaan Tinggi Maluku menerima surat keputusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ambon Nomor : 5/Pid. Sus-TPK/2018, Tanggal 8 Agustus 2018.

“Di Pengadilan Tipikor Ambon Terpidana divonis majelis hakim pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan, denda Rp 50 juta ,subsider 1 bulan kurungan, serta biaya perkara Rp 10.000,” urai Sapulette

Hakim berpendapat, terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan aksi korupsi dana pengadaan lahan pada BPJN tahun 2015 senilai 3 miliar rupiah. Vonis hakim Tipikor sedikit ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU dalam tuntutannya pernah mengancam terpidana dengan 1, 5 tahun penjara.

Dalam proses eksekusi terpidana menuju Lapas, menumpangi mobil operasional Kejaksaan Tinggi Maluku tanpa didampingi pengacara. Jaksa tidak melakukan penjemputan paksa terhadap terpidana karena yang bersangkutan berinisiatif mendatangi Kantor Kejaksaan. Setibanya di Lapas, dilakukan penyerahan terpidana dari Tim Eksekutor yang diwakili Kepala Seksi Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Tinggi Maluku, I Gede Widartaman ke pihak Lapas.

Kalapas Kelas II A Ambon, La Samsudin mengaku, selama ini tidak pernah ada perlakuan istimewa kepada narapidana kasus korupsi . Dengan kedatangan terpidana Zadrack, jumlah napi korupsi di Lapas Kelas II A Ambon bertambah menjadi 8 orang

“Kami tidak beda- bedakan warga binaan di Lapas. Semuanya tidur ditempat yang sama dan makanpun menunya sama,”terang mantan Kalapas Ternate, Maluku Utara ini.

Berita Lainnya
BPOM Maluku Amankan 41.672 Produk Tidak Memenuhi Ketentuan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku menemukan 41.672 produk obat, pangan dan kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan (TMK), sehingga tida...
Polres: Pengungkapan kasus Narkoba di Ambon Melebihi Target AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sejak Januari ...
Film Dokumenter asal Ambon Raih Penghargaan Youth Sineas Award 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Film Dokumenter Pendayung Terakhir karya anak muda Ambon dari komunitas film Obscura Alhazen yang disutradarai Ali B. Kilbaren, berhasil menyabet ...
Pendaftar CPNS di Kota Ambon Capai 1.739 Orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Ambon telah mencapai 1.739 orang. "Sampai hari ini jumla...
Bulog Maluku Dukung Gagasan Pusat Logistik Daerah AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Perum Bulog Maluku Arif Mandu mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung gagasan Menko Maritim untuk membangun pusat logistik di daerah...
Kanal: Maluku