Loading...

Menkeu Minta Jajaran Kementerian Tingkatkan Kinerja

SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta seluruh pegawai kementerian keuangan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk meningkatkan kinerja demi peningkatan perekonomian daerah dan nasional.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat bertatap muka dengan jajaran Kementerian Keuangan di KPPN Saumlaki, Jumat.

“Saya memberikan penghargaan, apresiasi terhadap kinerja tahun 2018, karena dari sisi APBN penerimaan Negara di atas 100 persen. Pajak dan Bea Cukai terjadi pertumbuhan yang sangat tinggi secara nasional, dan itu semua karena kinerja dari seluruh jajaran kementerian keuangan, Pajak, Bea, Cukai dan BNPP,” katanya kepada wartawan usai pertemuan tersebut.

Ia mengungkapkan tahun ini pertumbuhan penerimaan Negara sebanyak 16 persen, ?dimana penerimaan Negara lebih dari target yakni 102 persen.

Atas capaian itu, Menkeu menyampaikan terima kasih terutama kepada jajaran KPPN Saumlaki yang pada saat menjelang akhir tahun anggaran 2018 kemarin melakukan tugas untuk pencairan anggaran sehingga seluruh belanja termasuk belanja pembangunan konstruksi bisa dijalankan secara tepat waktu.

Ucapan terima kasih yang sama dialamatkan kepada jajaran Direktorat Kekayaan Negara yang melakukan program revaluasi asset yang masih perlu untuk ditingkatkan serta membina seluruh kementerian lembaga dan daerah di dalam mengelola aset.

“Jadi tidak hanya bagus pada saat menganggarkan tetapi juga bagaimana memelihara aset-aset itu,” katanya.

Sri Mulyani juga berpesan kepada staf dan jajarannya agar tetap menjaga keuangan Negara seperti instrumen keuangan Negara, APBN, serta transfer ke daerah termasuk Dana Desa agar bisa bermanfaat dalam membangun Indonesia sampai ke pelosok.

Ia mengakui peranan jajaran Kemenkeu di daerah dalam hal pelayanan menjadi sangat penting, seperti di dalam menciptakan tata kelola keuangan Negara dan daerah yang baik. Untuk itu, dirinya meminta agar segenap aparatur yang bertugas terus meningkatkan pelayanan.

Menteri menilai pelayanan kantor Bea dan Cukai di MTB sudah sangat baik, yakni dalam membina para eksportir sehingga nilai ekspor di wilayah Maluku yang semula hanya 1.000 dolar AS sekarang meningkat menjadi 1.700 dolar. Hal ini juga turut dipengaruhi oleh potensi 60 persen lebih luas wilayah perikanan di MTB.

Tentang wilayah kerja KPPN Saumlaki yang melayani sejumlah Satuan Kerja (Satker) di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Maluku Barat Daya, Menkeu mengatakan untuk pelayanan di beberapa pulau terpencil akan dilakukan seperti KPPN kelas jauh (filial) yang tidak dalam bentuk permanen tetapi mengirimkan beberapa staf dengan komputer.

“Asalkan didukung dengan konektivitas internet yang baik, karena semua transaksi keuangan Negara dilakukan melalui transaksi digital,” katanya.

“Kita akan terus melakukan evaluasi bukan hanya KPPN tetapi mengevaluasi Bea dan Cukai karena sekarang ada di Tual dan bagaimana kita memperluas pelayanan di MTB. Sedang dievaluasi mengenai lahan yang katanya Pemerintah Daerah sudah menyediakannya. Kita akan lihat nanti dalam prioritas penganggaran dalam pembangunan kantor pelayanan,” katanya menambahkan.

Berita Lainnya
DPMPTSP Ambon Terbitkan 9.127 izin pada 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon ...
Pemkot Ambon kampanye ‘Beta Seng Mau Rokok’ AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerja sama dengan Organisasi Vital Strategi...
Gubernur Assagaff: Maluku Butuh Tenaga Konstruksi Profesional AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Said Assagaff menegaskan daerah yang dipimpinnya masih membu...
Dinkes Maluku: Tiga kasus DBD belum terkategori KLB AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Maluku, Meikyal Pontoh, menyatakan, tiga k...
BMKG: waspadai gelombang tinggi di laut Maluku AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon ...
Kanal: Maluku