Loading...

MUI: Kobarkan Semangat Berkurban abangun Persaudaraan

MALUKU, TAJUKTIMUR.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon, Muhammad Rahanyamtel mengajak umat Muslim untuk mengobarkan semangat berkurban serta membangun persaudaraan sejati dengan sesama yang membutuhkan.

“Semangat berkorban harus dikobarkan dan dilakukan dengan sepenuh hati sebagai manifestasi kisah Nabi Ibrahim AS dan anaknya Ismail AS yang menjadi dasar perayaan Idul Adha,” katanya saat menjadi Khatib sholat Idul Adha 1439 Hijriah di Masjid Alfatah Ambon, Rabu.

Pada shalat yang dipimpin Imam Besar masjid Alfatah Ambon, RR. Hasanussi, Khatib Muhammad Rahanyamtel menegaskan, makna ibadah kurban yang dilakukan umat Muslim pada hari raya Idul Adha adalah menanamkan pelajaran keimanan untuk berbagi dengan sesama.

Menurut dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon tersebut, menyembelih hewan kurban merupakan simbol membunuh dan menghancurkan sifat yang tidak baik seperti tamak, iri hati, dendam serta saling membenci.

Semangat berkurban juga berdampak sebagai bentuk toleransi untuk menolong sesama yang kesusahan dan membutuhkan uluran tangan terutama kaum Dhuafa

Ia juga mengimbau umat Muslim untuk meningkatkan hubungan persaudaraan antarsesama serta meningkatkan budaya kerja keras di tengah masyarakat sehingga berdampak terhadap kesejahteraan hidup.

“Umat Muslim harus membangun budaya kerja keras. Budaya malas membuat kita tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan. Kita harus seperti lebah yang mengisap sari terbaik bunga untuk menghasilkan madu berkualitas,” tandasnya

Dia juga mengimbau umat Muslim di ibu kota provinsi Maluku tersebut untuk ikut mendoakan sesama anak bangsa yang sedang menderita akibat gempa bumi di beberapa daerah seperti di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Warga di NTB dan NTT yang saat ini berada di tempat pengungsian sementara juga merupakan sesama saudara kita yang perlu didoakan agar tabah menhadapi cobaan, di samping bersama-sama mengulurkan tangan membantu mereka dari berbagai persoalan hidup yang dihadapi saat ini,” katanya.

Shalat Idul Adha di Masjid Alfatah yang merupakan masjid terbesar di provinsi Maluku tersebut, dihadiri ribuan umat Muslim yang datang dari berbagai wilayah di Kota Ambon.

Sebagian umat juga melaksanakan shalat hingga memenuhi beberapa ruas jalan di sekitar mesjid berkapasitas 10.000 umat tersebut, termasuk memenuhi masjid tua An`Nur yang letaknya bersebelahan dengan masjid Alfatah.

Sesuai pantauan, sejumlah mesjid lain di kota Ambon juga dipenuhi umat Muslim yang datang untuk melaksanakan shalat Ied.

Berita Lainnya
Kuota Calon PNS Ambon Sebanyak 231 orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengumumkan kuota dan kualifikasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 untuk kota terse...
Pengadilan Tinggi Gandakan Hukuman Koruptor Dana BOS AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Majelis Hakim Tipikor Kantor Pengadilan Tinggi Ambon menggandakan masa hukuman koruptor dana Bantuan Operasional Ssekolah (BOS...
Gubernur Inginkan Pos Gabungan di Gunung Botak AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Said Assagaff menginginkan pos gabungan beranggotakan personel Polri dan TNI di kawasan Gunung Botak, Kabupate...
Bea Cukai Ambon: Awal Oktober Vape Cair Wajib Dilengkapi Cukai AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah mulai 1 Oktober 2018 mewajibkan rokok elektrik atau vape likuid (cair) yang beredar dilengkapi dengan pita cukai be...
Imigrasi Ambon Pulangkan 14 Warga Negara Asing AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Imigrasi Kelas I Ambon selama periode Januari-Agustus 2018 telah memulangkan warga negara asing (WNA) asal Philipina, M...
Kanal: Maluku