Loading...

Musikologi Series Ambon Dorong Penguatan Industri Musik

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Konferensi musik Musikologi Series keempat yang digelar oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) didukung Yayasan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards, Sabtu, mendorong penguatan ekosistem industri musik di Ambon.

Acara digelar di Hotel Santika Premier dengan sedikitnya diikuti 500 musisi, produser, penyanyi, dan pelaku seni suara dari berbagai kalangan dan usia di Ambon.

Dalam kegiatan itu juga membahas potensi dan arus kerja industri musik di Indonesia.

Diambil dari perpaduan kata “musik dan ekologi”, kegiatan itu dibagi ke dalam dua sesi, panel pengenalan industri musik profesional dan “coaching clinic”. Sejumlah narasumber profesional dihadirkan dalam setiap sesia.

Untuk sesi panel diskusi ada Badai, eks-band Kerispatih (publisher), Irfan Samsons (publisher), rapper Adrian Khalif, Firman Hidayat (menager Kahitna/Yovie Music Factory), Iqbal Siregar (tim A&R E-motion) dan Alex Handdy (tim marketing & promotioan Warnee Music Indonesia) dihadirkan sebagai narasumber.

Untuk “coaching clinic” ada Victor Adolf Manuputty dan Tias Agung Sedayu (vokal), Ikmal Tobing dan Tigor (drum), Ginda Bestari dan Dody Alfred (gitar), Levi The Fly (audio engineering), Eghy d`Masiv (kibor) dan Dika Ada Band (bas).

Selain para pekerja di bidang musik, narasumber lainnya Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Direktur Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Bekraf Robinson Sinaga, dan Ketua Umum Yayasan AMI Awards Dwiki Dharmawan.

Dwiki Dharmawan dalam kesempatan itu, mengatakan Musikologi Series program edukasi berbagi pengetahuan dari para ahli musik dan praktisi musik industri musik kepada para insan musik Tanah Air untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru.

Setelah sebelumnya sukses digelar di Yogyakarta, Palembang, dan Medan, Ambon menjadi kota keempat penyelenggaran kegiatan tersebut, guna menggali lebih banyak potensi dan gairah ekosistem industri musik.

Oleh karena itu, selain untuk berbagi pengetahuan, Musikologi Series juga dapat menjadi ajang bagi musisi lokal untuk menambah jaringan dan relasi mereka para profesional di bidang musik.

Dwiki juga berharap, konferensi Musikologi Series dapat membantu generasi muda dan insan musik di Ambon dapat terus berkembang, meningkatkan profesionalisme, kualitas, kapasitas, produktivitas dan industri kreatif Indonesia.

“Setiap musik yang dimainkan harus `beyond the limit`, tanpa batas. Musisi harus selalu siap dalam segala hal,” ucap Dwiki.

Berita Lainnya
RS Siloam Ambon Telah Kantongi Izin Lingkungan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Proses perizinan Amdal (aman dampak lingkungan) yang dilakukan pihak Rumah S...
Presiden diundang Hadiri Peresmian Kabupaten Tanimbar KETERANGAN FOTO: Penandatanganan Prasasti Monumen Prof.DR.G.A. Siwabessy oleh Presiden R.I. Joko Wid...
Nelayan Ambon diselamatkan Warga Pulau Serua Maluku Tengah AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kantor SAR Ambon menghentikan misi pencarian dan pertolongan terhadap Laplap...
Polda Maluku Gelar Tour de Ambon Manise AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepolisian Daerah Maluku berencana menggelar ajang balap sepeda Tour de Ambo...
Provinsi Maluku Sudah Miliki Sepuluh BI Corner AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengelolaan uang rupiah Kantor Perwakilan Bank...
Kanal: Maluku