Loading...

PDI Perjuangan Belum Sikapi Kasus Dugaan Selingkuh

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – DPD PDI Perjuangan Maluku belum menyikapi laporan kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari fraksi PDI Perjuangan berinisial AT.

“Tim investigasi memang sudah selesai kerja dan kemarin dilakukan rapat tim tetapi secara aturan belum memenuhi korum sehingga belum bisa diambil keputusan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae di Ambon, Senin.

Karena biasanya aturan dalam anggaran dasar serta anggaran ruah tangga (AD/ART) partai harus korum untuk pengambilan sebuah keputusan dan hasil tim kerja belum disampaikan.

“Guna mengikapi laporan kasus dugaan perselingkuhan saudara AT, DPD membentuk tim investigasi diketuai Ever Kermite selaku ketua bidang kehormatan partai,” katanya.

Tim investigasi juga telah selesai melakukan tugasnya dan dilakukan rapat untuk menetapkan apa yang menjadi persoalan dimaksud namun korum tidak terpenuhi sehingga belum diambil keputusan.

Sementara Ever Kermite selaku ketua tim investigasi mengatakan sudah meminta izin tidak mengikuti rapat karena ada agenda lain.

“Saya minta izin tidak ikut rapat dan yang pimpin pertemuan adalah Tobyhen Sahureka,” ujarnya.

Jadi sesuai peraturan organiasi maka tim investigasi telah melaksanakan tugasnya dan laporan sudah disampaikan ke DPD tetapi belum dibahas karena waktunya terbatas tetapi yang jelas sudah ada gambaran mengenai kasus yang dilaporkan.

AT alias Alex adalah anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Fraksi PDI perjuangan yang diduga kuat telah melakukan perselingkuhan dengan seorang ASN berinisial ML sejak dua tahun terakhir.

Akibat perbuatannya, suami ML kemudian memberikan laporan resmi dan tertulis kepada DPC PDI Perjuangan Malteng, DPD, dan tembusannya disampaikan ke dewan pimpinan pusat.

Berita Lainnya
Kuota Calon PNS Ambon Sebanyak 231 orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengumumkan kuota dan kualifikasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 untuk kota terse...
Pengadilan Tinggi Gandakan Hukuman Koruptor Dana BOS AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Majelis Hakim Tipikor Kantor Pengadilan Tinggi Ambon menggandakan masa hukuman koruptor dana Bantuan Operasional Ssekolah (BOS...
Gubernur Inginkan Pos Gabungan di Gunung Botak AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Said Assagaff menginginkan pos gabungan beranggotakan personel Polri dan TNI di kawasan Gunung Botak, Kabupate...
Bea Cukai Ambon: Awal Oktober Vape Cair Wajib Dilengkapi Cukai AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah mulai 1 Oktober 2018 mewajibkan rokok elektrik atau vape likuid (cair) yang beredar dilengkapi dengan pita cukai be...
Imigrasi Ambon Pulangkan 14 Warga Negara Asing AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kantor Imigrasi Kelas I Ambon selama periode Januari-Agustus 2018 telah memulangkan warga negara asing (WNA) asal Philipina, M...
Kanal: Maluku